5 Ide Bisnis Franchise Non Makanan Paling Menjanjikan, Berani Coba?

Sobat KH berminat untuk membuka bisnis sendiri, namun masih ragu karena tidak memiliki pengalaman? Tenang saja, tidak semua bisnis membutuhkan pengalaman yang banyak kok, misalnya saja bisnis waralaba alias franchise.


Bagi kamu yang baru mulai berbisnis, menjalankan franchise memang cenderung lebih praktis. Hal ini dikarenakan Sobat KH tidak perlu memikirkan lagi produk apa yang perlu kamu jual dan peralatan apa saja yang perlu kamu siapkan.


Lalu, apa saja ya ide bisnis franchise yang sekiranya membutuhkan modal kecil namun keuntungannya menjanjikan?


Ya, pada umumnya, bisnis franchise memang lebih familiar dengan usaha makanan atau minuman bukan? Namun saat ini, sistem bisnis franchise tidak hanya pada makanan saja lho! Bahkan bisnis franchise non makanan bisa menjadi bisnis yang tak kalah menjanjikan dan memiliki keuntungan yang lumayan.


Nah, untuk Sobat KH yang ingin menjalankan bisnis franchise, tetapi tidak mau menjual makanan atau minuman mungkin rekomendasi berikut bisa menjadi pilihan kamu.


  1. Franchise Jasa Pengiriman/Ekspedisi

Ide bisnis franchise non makanan pertama adalah jasa pengiriman/ekspedisi. Jasa pengiriman memang mulai digemari dan menyasar pelaku bisnis online. 

Karena semakin tingginya kegiatan jual beli online di e-commerce, bisnis franchise jasa pengiriman pun menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, apabila bisa dikelola dengan benar. 


Bermodalkan rumah atau kantor kosong serta berbagai alat transportasi, Sobat KH bisa memulai bisnis jenis ini. Namun Sobat KH harus melakukan penelitian terlebih dahulu mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan potensi dari bisnis jasa pengiriman ini.


Saat ini juga sudah ada banyak jenis jasa pengiriman yang bisa Sobat KH pilih untuk dibeli franchisenya, seperti JNE, J&T, hingga Lion Parcel.


  1. Franchise Minimarket

Mungkin terdengar sedikit fantastis, bukan? Namun perlu Sobat KH ketahui, bahwa minimarket seperti Indomaret mempersilahkan para pelaku usaha untuk menjadi mitra mereka.


Nah, untuk Sobat KH yang memiliki modal lebih, maka kamu bisa lho mendirikan usaha Indomaret dengan sistem franchise. Nantinya, Indomaret tersebut akan memiliki kode IDF atau Indomaret Franchise.


Selain dengan cara tersebut, Sobat KH juga bisa menjadi mitra UMKM atau menjadi pemasok di Indomaret. Keuntungan yang diperoleh juga tak perlu diragukan lagi. Terlebih jika minimarket tersebut berada di pemukiman yang ramai dan menyediakan kebutuhan sehari-hari yang lengkap.


  1. Franchise Laundry

Rutinitas masyarakat perkotaan yang sibuk seringkali membuat mereka tak punya waktu untuk mencuci pakaiannya sendiri. Maka dari itu, mereka membutuhkan jasa laundry. Tak heran franchise jenis ini bisa menjadi potensi bisnis yang tak main-main, lho!


Pasalnya, konsumen-mu juga akan beragam, mulai dari wanita karir hingga mahasiswa. Saat ini juga sudah terdapat banyak franchise di bidang laundry seperti Simply Fresh, Laundry Kiloan SuperWash, Paket Usaha Laundry Bamboo, Laundry Service Netto, dan sebagainya.


Agar bisnis franchise laundry ini berjalan mulus, pastikan Sobat KH memilih franchise yang jumlah investasi dan sistem pengelolaannya sesuai, ya!


  1. Franchise Pet Shop

Mungkin belum banyak orang yang mengetahui, bahwa pet shop saat ini memiliki sistem bisnis franchise. Hal ini dikarenakan meningkatnya permintaan pasar untuk kebutuhan hewan peliharaan mereka.


Dimana sejak tahun 2020, bisnis pet shop dengan sistem franchise sudah menarik perhatian bagi pelaku usaha, baik pecinta kucing, anjing, dan lainnya. Pasalnya, Sobat KH bisa memulai bisnis franchise pet shop tanpa harus pusing memikirkan pasokan barang untuk bisnismu.


Selain itu, Sobat KH juga akan mendapatkan panduan dan tips serta cara memulai bisnis pet shop langsung dari mitra franchise. Tak perlu khawatir, karena bisnis satu ini juga mendatangkan banyak keuntungan, meminimalkan kerugian, dan masih banyak lagi manfaat yang akan kamu dapatkan. 


  1. Franchise Bidang Fashion

Bisnis pakaian adalah jenis bisnis yang selalu digemari oleh semua kalangan. Dimana Sobat KH bisa memiliki target konsumen yang cukup luas mulai dari wanita, kaum millennial, pria, hingga anak-anak. 


Yang terpenting Sobat KH harus memperhatikan betul mengenai tren pakaian dan produk yang tertarget, supaya memiliki konsumen yang loyal. Melihat hal ini, tentunya bisnis franchise di bidan fashion dapat menjadi peluang menjanjikan yang dapat Sobat KH manfaatkan.


Apalagi ditambah dengan sistem franchise seperti membuka butik atau toko pakaian. Saat ini juga sudah cukup banyak brand fashion yang menyediakan sistem franchise, seperti Elzatta, Sorabel, Distro, hingga beberapa brand ternama lainnya.


Itulah 5 ide bisnis franchise non makanan paling menjanjikan. Semoga rekomendasi di atas dapat berguna bagi Sobat KH yang ingin membuka bisnis franchise selain bidang kuliner, ya! 


Namun sebelum memutuskan untuk membuka bisnis franchise non makanan seperti di atas, pastikan dulu bahwa Sobat KH sudah mempelajari segala hal mengenai bisnis franchise. Di mana terdapat beberapa tips yang dapat Sobat KH lakukan dalam memilih bisnis franchise makanan, yaitu:


  1. Pilihlah Franchise yang Diminati dan Dibutuhkan Banyak Orang

Dalam berbisnis, tentu Sobat KH harus mempertimbangkan betul-betul jenis usaha apa yang hendak kamu jalankan. Di balik pertimbangan tersebut pun masih harus ada lagi pertimbangan lainnya, terkait apakah jenis bisnis tersebut dibutuhkan masyarakat, besaran peluangnya, strategi dan perencanaan matang, dan sebagainya.

 

Berbisnis franchise pun demikian. Sobat KH harus betul-betul selektif dalam memilihnya, mulai dari jenis franchise itu sendiri dan brand yang menopang dibaliknya.


Apakah jenis franchise tersebut dibutuhkan oleh masyarakat? Seberapa besar peluang kesuksesannya? Ya, sebelum benar-benar menjalankan bisnis franchise, pastikan Sobat KH sudah mempersiapkan semuanya matang-matang dan mempelajari keuntungan dan kerugian dari bisnis franchise.


  1. Sesuaikan Bisnis dengan Passion

Banyak pilihan bisnis non makanan yang ditawarkan dalam bisnis franchise. Mulai dari bidang fashion, jasa ekspedisi, laundry, minimarket, bahkan pet shop. 


Sesuaikan pilihan investasi pada bidang yang benar-benar Sobat KH minati dan kuasai, baik dari segi pengetahuan, target pasar, serta rencana promosi dan pengelolaannya.

Menjalankan bisnis sesuai passion atau minat, akan memperkuat Sobat KH untuk lebih bertahan dalam menghadapi tantangan bisnis. 


  1. Periksa Kredibilitas Brand Franchise dan Memilih Badan Usaha

Setiap bisnis memiliki kredibilitas, entah itu baik ataupun buruk.Oleh karena itu, sebelum memilih brand franchise yang akan dibeli, Sobat KH perlu mengenali brand, ketentuan fee, dan sistem franchise dengan seksama, apakah memiliki kredibilitas yang baik atau tidak. 


Setiap perusahaan franchise pastinya sudah memiliki standar operasional yang ketat sebagai upaya menjaga brand awareness mereka. Semakin ketat dan baik sistem dalam franchise tersebut, maka semakin layaklah untuk dipilih. 


Selain sistem, pertimbangan lainnya dalam memilih franchise adalah masalah badan usaha. Biasanya, franchisor yang baik akan memiliki badan usaha sebagai dasar penting dalam membangun suatu bisnis.


Karena tujuan utamanya untuk memperluas produk dagangan, maka Sobat KH harus memikirkan baik-baik badan usaha apa yang akan dipilih untuk bisnis franchise. 


Badan usaha tersebut pun bisa berbagai bentuk, baik itu usaha dagang, CV, ataupun PT. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing badan usaha tersebut, akan kami jelaskan sebagai berikut:


  1. Usaha Dagang

  • Kelebihan: Tidak dikenakan pajak seperti PT atau firma, Pengendalian internal tidak terlalu kompleks, Biaya pengelolaan cenderung rendah karena karyawannya biasanya lebih sedikit, tidak melalui proses administrasi hukum yang kompleks dan pembentukannya cepat.

  • Kekurangan: Tanggung jawab pemilik tidak terbatas, Sumber keuangan terbatas, Kesulitan dalam manajemen, dan Kelangsungan bisnis kurang terjamin.


  1. Persekutuan Komanditer (CV)

  • Kelebihan: Lebih mudah didirikan dibanding PT, Mudah mendapatkan modal, Lebih mudah berkembang karena bisa dikelola oleh siapa saja, Setiap risiko dan kendala menjadi tanggung jawab bersama.

  • Kekurangan: Sulit menarik kembali modal yang telah disetorkan dan Besar kemungkinan terjadi konflik antar sekutu.


  1. Perseroan Terbatas (PT)

  • Kelebihan: Tidak akan kehilangan aset dan harta pribadi karena memiliki manajemen finansial yang lebih jelas, Kelangsungan bisnis lebih terjamin, Pengelolaan sumber modal lebih efisien, dan Manajemen bisnis yang lebih kuat.

  • Kekurangan: Banyak pajak yang harus dibayar, Proses dan biaya pendirian cenderung lebih rumit dan mahal, dan Rahasia perusahaan relatif kurang terjamin.


Namun tenang saja, karena berkat Kontrak Hukum, pendirian badan usaha PT yang mungkin terkenal rumit dan membutuhkan biaya mahal kini menjadi lebih cepat dan mudah. 


Hanya dengan biaya mulai dari Rp9 jutaan, Sobat KH dapat melakukan pendirian PT dengan layanan yang mencakup Akta Notaris dan SK Kemenkumham, NPWP, NIB, Surat Pernyataan yang diterbitkan melalui OSS, Lampiran berkas perizinan lainnya, serta Sewa alamat bisnis 1 tahun Non PKP.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendirian PT, Sobat KH bisa kunjungi laman https://kontrakhukum.com/services/pembuatan-pt-ijin-npwp-vo.


Atau Sobat KH ingin memilih bisnis franchise berbadan usaha CV? Tenang saja, karena Kontrak Hukum juga menyediakan layanan pendirian CV hanya dengan biaya mulai Rp4 jutaan! Segera kunjungi laman https://kontrakhukum.com/services/cv.


Untuk pendirian PT perseorangan, Sobat KH juga dapat menggunakan layanan yang ada di Kontrak Hukum dengan kunjungi laman