Skip to main content

Pemerintah kini resmi menggulirkan dan mengimplementasikan pembaruan sistem Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI versi 2025 secara bertahap pada platform OSS. Badan Pusat Statistik atau BPS mengatur perubahan klasifikasi ini secara resmi melalui peraturannya. Selanjutnya, Kementerian Investasi menyinkronkan aturan tersebut ke dalam sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

KBLI 2025 Apa yang Berubah?

Pemerintah menyegarkan daftar klasifikasi ini guna mengejar laju inovasi bisnis. Fokus utama perombakan kali ini mencakup pengakuan resmi bagi ekosistem ekonomi digital, rincian detail untuk sektor bisnis ramah lingkungan, serta pemecahan kode usaha lama yang pemerintah nilai memiliki cakupan terlalu luas. Dengan kata lain, pemerintah kini dapat melakukan pengawasan izin secara jauh lebih terarah dan spesifik.

Berikut merupakan apa saja yang berubah pada klasifikasi versi terbaru ini:

1. Pengakuan Eksplisit Sektor Ekonomi Digital

Pada aturan sebelumnya banyak profesi digital kekinian yang terpaksa menumpang di KBLI umum seperti jasa komputer atau jasa profesional lainnya. Pada versi terbaru ini pemerintah memberikan payung hukum yang jauh lebih tajam.

Profesi seperti kreator konten, afiliator, pengembang teknologi kecerdasan buatan, penyelenggara olahraga elektronik, hingga pelaku perdagangan aset kripto kini memiliki kode klasifikasi lima digit tersendiri. Pemisahan ini akan sangat memudahkan perlindungan hukum sekaligus penentuan skema pajak yang lebih akurat bagi para pelaku industri kreatif digital.

2. Spesifikasi Sektor Ekonomi Hijau

Transisi menuju energi bersih dan keberlanjutan lingkungan hidup menjadi prioritas global yang kini direkam sangat jelas dalam sistem KBLI. Jika sebelumnya sektor pembangkit listrik seringkali dikelompokkan secara umum maka versi terbaru ini membaginya secara amat mendetail. Kamu akan menemukan pemisahan spesifik untuk pembangkit listrik tenaga surya, tenaga bayu, hingga biomassa.

Begitu pula pada sektor pengelolaan limbah di mana daur ulang limbah elektronik atau limbah medis kini memiliki prosedur dan kode yang dibedakan tegas dari pengelolaan limbah domestik biasa.

3. Pemecahan Kode Usaha yang Terlalu Luas

Ini merupakan perubahan yang paling berdampak bagi sektor UMKM. Banyak aktivitas bisnis pada versi lama yang cakupannya dinilai sangat luas sehingga penentuan tingkat risiko di sistem OSS menjadi kurang akurat. Sebagai contoh sektor perdagangan eceran atau usaha makanan minuman kini dipecah secara lebih detail berdasarkan cara distribusi dan model pelayanannya.

Dengan pemecahan kode ini para pelaku usaha skala mikro bisa terhindar dari beban perizinan berat yang sejatinya hanya ditujukan bagi perusahaan berskala raksasa.

4. Penghapusan dan Peleburan Kode Usang

Selain menambahkan kategori baru pemerintah juga secara aktif membersihkan daftar klasifikasi dari jenis usaha yang dinilai sudah tidak relevan dengan praktik bisnis modern. Beberapa kode usaha konvensional yang pelakunya sudah menyusut drastis akan dihapus dari sistem atau dilebur menjadi satu ke dalam kategori kegiatan usaha pendukung lainnya.

Kebijakan ini bertujuan agar basis data perizinan nasional menjadi lebih rapi dan relevan dengan kondisi lapangan.

Baca juga: KBLI 2025 Sudah Berlaku? Ini Dampaknya ke NIB dan Izin Usaha

Kapan Kamu Wajib Menyesuaikan KBLI 2025?

Sobat KH tidak boleh menunda akses ke sistem OSS apabila bisnis yang dijalankan masuk dalam dua kondisi krusial. Kondisi tersebut adalah saat kode lama kamu secara resmi dihapus dari sistem pemerintah atau ketika kodenya dipecah menjadi ragam kategori yang lebih sempit. Pembiaran pada situasi ini dapat memicu status NIB menjadi tidak valid dan menghambat proses administrasi perusahaan.

Kapan Kamu Tidak Perlu Melakukan Penyesuaian?

Kamu boleh tenang jika kode lima digit yang menjadi identitas usaha kamu tidak tersentuh perubahan sama sekali pada regulasi terbaru. Selama deskripsi serta rentetan angkanya masih sama persis maka legalitas operasional kamu masih aman tanpa perlu mengutak atik akun OSS.

Cara Menyesuaikan KBLI 2025 di Sistem OSS

Bagi yang usahanya terkena imbas pembaruan silakan ikuti panduan ringkas berikut untuk merapikan kembali data kamu.

1. Masuk ke Portal OSS

Gunakan akses masuk yang biasa kamu pakai di situs resmi. Pastikan jaringan internet stabil guna mencegah gagal simpan formulir di tengah proses.

2. Buka Menu Pengembangan Usaha

Arahkan kursor ke opsi perubahan data usaha. Sistem otomatis akan menggelar seluruh rekam jejak kegiatan bisnis yang terikat dengan profil entitas kamu.

3. Ganti dan Lengkapi Kode Baru

Pilih kegiatan yang terdampak regulasi 2025 lalu sisipkan kode baru yang relevan. Jangan lupa lengkapi isian tambahan seputar nilai investasi hingga estimasi tenaga kerja.

4. Terbitkan Ulang NIB

Setelah seluruh isian valid kamu tinggal menyetujui lembar pernyataan mandiri. NIB dengan rincian kode mutakhir pun siap kamu unduh dan gunakan.

Baca juga: Apa Itu NIB Berbasis Risiko? Pahami Hubungannya dengan OSS RBA dan Izin Usaha

Bebaskan Diri Kamu dari Kerumitan Birokrasi

Biar operasional bisnis tetap melaju mulus tanpa bayang bayang sanksi administratif mari percayakan kendala legalitas kamu kepada ahlinya. Segera hubungi Tanya KH via aplikasi WhatsApp untuk membedah masalah perizinan kamu secara eksklusif dan tuntas.

Kamu juga sangat leluasa untuk sekadar tanya tanya lewat pesan Instagram @kontrakhukum. Apabila butuh bacaan tepercaya soal hukum bisnis silakan jelajahi langsung fitur Digital Assistant Kontrak Hukum.

Terakhir pastikan kamu terus mendapat info regulasi terkini sembari membangun relasi dengan bergabung ke grup Komunitas Bisnis KH sekarang juga!

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis