Skip to main content

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) adalah salah satu jenis kontrak kerja yang sering digunakan dalam dunia kerja di Indonesia. Bagi kamu yang sedang merencanakan untuk mempekerjakan karyawan dengan status PKWT, penting untuk memahami bagaimana cara membuat perjanjian ini agar sah di mata hukum. 

Meskipun tampaknya sederhana, pembuatan PKWT memerlukan perhatian terhadap detail dan pemahaman mendalam mengenai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah penting untuk menyusun PKWT yang sah dan beberapa tips untuk memastikan bahwa perjanjian tersebut tidak berisiko melanggar hukum.

Apa itu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)?

Sebelum kita masuk ke dalam teknis pembuatan PKWT, mari kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja yang memiliki jangka waktu tertentu. Artinya, perjanjian ini bersifat sementara dan akan berakhir setelah jangka waktu yang disepakati atau setelah selesainya pekerjaan tertentu.

PKWT biasanya digunakan untuk jenis pekerjaan yang sifatnya sementara, misalnya proyek tertentu, pekerjaan musiman, atau pekerjaan yang hanya diperlukan untuk jangka waktu tertentu saja. Namun, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi agar PKWT sah secara hukum.

Dasar Hukum PKWT

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu telah ditetapkan dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan, serta Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 mengenai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja. Penting bagi kamu untuk memahami peraturan ini agar tidak salah langkah dalam menyusun PKWT.

Menurut PP No. 35 Tahun 2021, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan terkait PKWT:

  • Maksimum Durasi: PKWT dapat diadakan untuk jangka waktu maksimal lima tahun, termasuk perpanjangan.
  • Jenis Pekerjaan: PKWT hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang sifatnya sementara atau pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu tertentu.
  • Perpanjangan dan Pembaharuan: PKWT dapat diperpanjang atau diperbaharui, namun ada batasan tertentu yang harus dipatuhi.

Komponen Penting dalam PKWT

Untuk membuat PKWT yang sah, ada beberapa komponen yang harus ada dalam perjanjian tersebut, yaitu:

1. Identitas Para Pihak

PKWT harus mencantumkan identitas lengkap dari kedua belah pihak, yaitu pemberi kerja dan pekerja. Identitas ini mencakup nama lengkap, alamat, serta nomor identitas (seperti KTP untuk pekerja). Hal ini penting untuk memastikan bahwa kedua belah pihak yang terlibat memiliki kejelasan dan tidak ada ambiguitas terkait siapa yang terikat dalam perjanjian ini.

2. Jenis dan Sifat Pekerjaan

PKWT harus menjelaskan dengan rinci jenis pekerjaan yang akan dilakukan oleh pekerja. Kamu harus memastikan bahwa pekerjaan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai PKWT. Misalnya, pekerjaan tersebut harus bersifat sementara atau hanya diperlukan untuk jangka waktu tertentu.

3. Jangka Waktu Perjanjian

Salah satu ciri utama dari PKWT adalah adanya batasan waktu yang jelas. Jangka waktu perjanjian harus ditentukan secara jelas dalam PKWT, termasuk tanggal mulai dan berakhirnya perjanjian. Kamu juga perlu memperhatikan ketentuan mengenai perpanjangan atau pembaharuan perjanjian jika diperlukan.

4. Hak dan Kewajiban Para Pihak

PKWT harus mencantumkan hak dan kewajiban dari masing-masing pihak yang terlibat. Hal ini meliputi hak pekerja untuk mendapatkan upah dan hak cuti, serta kewajiban pekerja untuk melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan kesepakatan. Di sisi lain, pemberi kerja juga memiliki kewajiban untuk membayar upah tepat waktu dan memberikan lingkungan kerja yang layak.

5. Upah dan Tunjangan

Komponen ini sangat penting dan harus diatur dengan jelas dalam PKWT. Kamu perlu menentukan besaran upah yang akan diterima oleh pekerja, serta tunjangan lain yang mungkin diberikan. Pastikan bahwa besaran upah sesuai dengan ketentuan upah minimum yang berlaku di wilayah tersebut.

6. Ketentuan Pemutusan Hubungan Kerja

PKWT harus mengatur mengenai ketentuan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perjanjian ini harus mencantumkan alasan-alasan yang dapat menyebabkan PHK, serta hak-hak pekerja dalam hal terjadi PHK. Perlu diingat bahwa meskipun PKWT bersifat sementara, tetap ada ketentuan hukum yang harus diikuti dalam hal pemutusan hubungan kerja.

Langkah-Langkah Membuat PKWT yang Sah

Setelah memahami komponen-komponen penting dalam PKWT, berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk membuat PKWT yang sah:

1. Konsultasi dengan Ahli Hukum

Langkah pertama yang disarankan adalah konsultasi dengan ahli hukum atau layanan yang berpengalaman dalam bidang ketenagakerjaan. Dengan demikian, kamu dapat memastikan bahwa perjanjian yang dibuat sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak mengandung klausul yang dapat merugikan salah satu pihak.

Jika kamu membutuhkan bantuan dalam pembuatan PKWT, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu yang tersedia. Dengan bantuan profesional tersebut, akan membantu kamu dalam menyusun PKWT yang sesuai dengan ketentuan hukum serta melindungi kepentinganmu sebagai pemberi kerja.

2. Menyusun Draft PKWT

Setelah berkonsultasi, langkah berikutnya adalah menyusun draft PKWT. Draft ini harus mencakup semua komponen penting yang telah dibahas sebelumnya. Pastikan setiap klausul ditulis dengan jelas dan tidak menimbulkan multiinterpretasi. Sebaiknya, draft ini juga ditinjau ulang oleh ahli hukum sebelum disetujui oleh kedua belah pihak.

3. Penandatanganan Perjanjian

Setelah draft disetujui, langkah selanjutnya adalah penandatanganan perjanjian oleh kedua belah pihak. Penandatanganan ini harus dilakukan di atas materai untuk memberikan kekuatan hukum pada perjanjian tersebut. Pastikan juga bahwa semua pihak yang terlibat menyimpan salinan perjanjian sebagai dokumentasi.

4. Pendaftaran ke Dinas Ketenagakerjaan

PKWT yang telah ditandatangani sebaiknya didaftarkan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat. Meskipun bersifat tidak wajib, pendaftaran ini akan memberikan perlindungan tambahan dan memudahkan jika terjadi perselisihan di kemudian hari.

Kesalahan Umum dalam Membuat PKWT

Meskipun pembuatan PKWT tampak sederhana, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan harus kamu hindari, seperti:

  • Tidak Sesuai dengan Jenis Pekerjaan: PKWT sering kali dibuat untuk jenis pekerjaan yang sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk PKWT, seperti pekerjaan yang sifatnya tetap. Ini bisa menyebabkan perjanjian menjadi batal demi hukum.
  • Durasi yang Tidak Sesuai: Membuat PKWT dengan durasi yang melebihi batas maksimal yang diizinkan juga merupakan kesalahan umum. Perhatikan bahwa PKWT hanya boleh diperpanjang atau diperbaharui dalam batas waktu tertentu.
  • Klausul yang Tidak Jelas: Klausul dalam PKWT harus ditulis dengan jelas dan tidak menimbulkan ambiguitas. Ketidakjelasan dalam perjanjian dapat menyebabkan perselisihan di kemudian hari.

Mengapa Menggunakan Jasa Pembuatan PKWT?

Membuat PKWT yang sah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan memang memerlukan pemahaman yang mendalam mengenai hukum ketenagakerjaan. Oleh karena itu, menggunakan jasa pembuatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu dapat menjadi solusi yang tepat bagi kamu yang ingin memastikan bahwa perjanjian yang dibuat sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jasa ini tidak hanya membantu dalam penyusunan dokumen, tetapi juga memberikan konsultasi hukum yang diperlukan untuk menghindari kesalahan dalam pembuatan PKWT. Dengan menggunakan layanan seperti yang disediakan Kontrak Hukum, kamu akan mendapatkan bantuan dari para ahli yang berpengalaman dalam menyusun PKWT yang sah dan sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan perlindungan hukum yang lebih baik dan menghindari risiko perselisihan di kemudian hari. 

Jadi, jangan pernah ragu untuk berkonsultasi dengan kami agar perjanjian yang kamu buat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat memberikan perlindungan hukum yang optimal.

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis