Dorong Ekonomi Digital, DIN G20 Angkat Peluang Startup Naik Kelas

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan, forum Digital Innovation Network (DIN) G20 yang merupakan bagian dari Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20 Indonesia mengangkat peluang startup Indonesia untuk naik kelas dalam menghadirkan solusi berbasis digitalisasi dan teknologi. 


Tahun ini, forum DIN G20 yang dihadiri oleh 400 partisipan dari 20 negara G20 dan negara-negara undangan, 42 modal ventura, 55 startup, dan sejumlah pembuat kebijakan serta korporasi bertujuan untuk mencari startup paling menjanjikan di lima sektor prioritas, yakni sektor kesehatan, energi bersih dan terbarukan, pendidikan dan teknologi, inklusivitas keuangan, dan rantai pasok barang. 


Menkominfo Johnny menyampaikan, forum DIN G20 ini menjadi salah satu dukungan pemerintah Indonesia terhadap pertumbuhan startup yang diharapkan mampu mendorong ekonomi digital di tanah air. 


Pihaknya yakin DIN G20 dapat menjadi katalis yang penting bagi pertumbuhan ekonomi digital dimana forum ini memperjumpakan ide-ide kreatif startup Indonesia dengan para modal ventura serta perusahaan di skala nasional dan internasional.


Sehingga diharapkan dapat membantu startup Indonesia untuk berkembang dan bisa naik kelas, bahkan dapat melahirkan unicorn-unicorn baru.


Meski saat ini sudah banyak startup di tanah air, namun dengan kolaborasi dan berbagi inovasi yang saling melengkapi maka nantinya para perusahaan rintisan bisa tetap bertahan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.


Oleh karena itu, dukungan lainnya pun terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk pertumbuhan startup di Indonesia, yakni dengan penguatan dan infrastruktur telekomunikasi dan digital, lalu ada juga pelatihan para talenta digital, hingga pengembangan tata kelola serta regulasi yang baik.


Dimana dari upaya-upaya ini, diharapkan para pebisnis di bidang startup Indonesia mampu menguji produk yang bisa diterima pasar, memiliki pondasi keuangan yang bagus, fundamental aspek legalitas yang lengkap, juga mampu menyusun strategi untuk menembus pasar nasional dan internasional.


Meskipun saat ini para pelaku startup sudah berfokus untuk memenuhi aspek legalitas dan kekayaan intelektual saat awal-awal bisnisnya dimulai, namun terdapat aspek lainnya yang tak kalah penting yang dapat menunjang bisnis startup yakni aspek pemasaran dan keuangan.


Dimana di era saat ini, strategi pemasaran yang dilakukan sudah beralih dari pemasaran cara konvensional ke pemasaran dengan digital atau digital marketing. Dari penggunaan digital marketing inilah para pelaku startup bisa lebih mudah mengukur sejauh mana kesuksesan strategi pemasaran yang dijalankan.


Selain itu dalam hal aspek keuangan, laporan keuangan akan memudahkan pelaku startup untuk mengambil keputusan terkait bisnisnya. Selain itu, dengan laporan keuangan juga, pelaku startup biasanya akan mempertimbangkan arah kebijakan ke depan untuk bisnisnya tersebut. 


Untuk itu, pelaku startup mesti mementingkan seluruh aspek tersebut salah satunya dengan mengerahkan SDM yang mumpuni. Selain itu, jika dirasa perlu, pelaku startup juga mulai mempertimbangkan penggunaan layanan konsultan sebagai penunjang kebutuhan bisnis.


Sebab, aspek-aspek di atas seperti legalitas dan kekayaan intelektual, keuangan, serta strategi pemasaran merupakan modal utama agar startup bisa naik kelas dan dilirik oleh modal ventura dan perusahaan skala nasional maupun internasional untuk berkolaborasi dan menanamkan modalnya di suatu bisnis startup.


Nah, sama halnya dengan Sobat KH, hayoo cek-cek lagi apakah bisnis startup-mu sudah bergerak menuju naik kelas dengan memenuhi aspek-aspek di atas?


Atau ternyata masih bingung dan memiliki kendala terkait pengurusan legalitas, keuangan, dan pemasaran? Tenang saja, Sobat KH bisa serahkan pada Kontrak Hukum.


Dengan layanan Digital Business Assistant (DiBA) dari Kontrak Hukum, Sobat KH nggak perlu pusing untuk mengurus kebutuhan legal, akunting, pemasaran, dan pajak karena semuanya sudah tersedia hanya di satu tempat dengan DiBA Kontrak Hukum.


Langganan di Kontrak Hukum serasa punya tim komplit dengan harga lebih terjangkau dan pengerjaan lebih efisien, karena Sobat KH bisa mendapatkan layanan bisnis mulai dari pengecekan merek, perubahan akta, bahkan sampai ke layanan akuntansi, marketing, dan pajak.


Tunggu apalagi? Segera dukung startup Indonesia untuk naik kelas dengan kunjungi laman https://promo.kontrakhukum.com/diba/. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, bisa hubungi kami di 0821-1212-5767, atau mengirim Direct Message (DM) ke sosial media kami @kontrakhukum.