Skip to main content

Investasi pada bisnis adalah salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan jangka panjang, mencapai kebebasan finansial, dan menciptakan peluang bagi masa depan yang lebih baik.

Berbeda dengan investasi untuk individu, investasi pada bisnis adalah cara untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Bagaimana tidak, mengingat bisnis adalah mesin yang dapat menghasilkan pendapatan pasif jika dikelola dengan bijak.

Investasi pada bisnis yaitu bagaimana memanfaatkan dana saat ini untuk mendapatkan keuntungan atau menghasilkan sesuatu yang lebih besar di masa mendatang. Melalui investasi, perusahaan dan bisnis akan mendapat keuntungan dan juga dapat meningkatkan value perusahaan.

Nah, jika kamu sebagai pemilik bisnis sedang membutuhkan dana untuk pengembangan usaha, maka tentu butuh orang yang dapat menanamkan modal di perusahaan atau bisnismu. Orang inilah yang biasa disebut investor.

Atau mungkin sebaliknya? Kamu juga bisa untuk menjadi investor yang menyuntikkan dananya di perusahaan atau bisnis miliki orang lain, dengan harapan akan mendapatkan keuntungan dari laba atau profit bisnis tersebut.

Tapi sebelum itu, kamu perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan investasi bisnis, jenis-jenisnya, serta hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar investasi bisnis berjalan maksimal dan menguntungkan. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut!

Apa Itu Investasi Bisnis?

Secara umum, investasi dapat diartikan sebagai langkah untuk menanamkan sejumlah uang dengan tujuan memperoleh keuntungan atau imbal hasil di masa depan.

Investasi terdiri dari berbagai jenis instrumen dan pelakunya berbeda-beda, ada yang dilakukan oleh individu dan ada juga investasi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan.

Dalam investasi bisnis, seseorang atau perusahaan mengalokasikan dana dengan tujuan meningkatkan aset dan modal untuk kegiatan operasional bisnis.

Sama seperti investasi pada umumnya, dalam investasi bisnis juga diharapkan bisa membawa keuntungan dalam jangka panjang.

Ya, dalam investasi bisnis, alih-alih hanya untuk meningkatkan set yang ada, perusahaan bisa memperoleh keuntungan jangka panjang yang berkesinambungan. Misalnya saja peningkatan produktivitas dan keuntungan perusahaan.

Jenis-Jenis Investasi Bisnis

Bagi sebuah perusahaan, investasi bisnis adalah hal yang sangat penting. Dalam rangka mengembangkan aset bisnisnya untuk meningkatkan profit, sebuah perusahaan bisa menanamkan modal dari investor untuk berbagai keperluan bisnis.

Berikut adalah beberapa bentuk investasi yang bisa dilakukan:

Investasi Barang Modal

Jenis investasi bisnis yang pertama adalah investasi barang modal.

Pada jenis investasi ini, perusahaan akan menyisihkan sebagian profit atau suntikan dana dari investor untuk membeli, memperbaiki, atau mengembangkan barang terkait operasional produksi.

Sebut saja untuk menambah jumlah alat produksi, membeli bahan baku yang lebih premium, atau melakukan perbaikan terhadap alat produksi yang sudah lama dipakai.

Jenis investasi satu ini tidak hanya untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga menambah kuantitas produksi seandainya dibutuhkan. Harapannya, hal ini akan membantu perusahaan dalam mengembangkan skala bisnis menjadi lebih besar.

Ekspansi Pemasaran

Strategi marketing atau pemasaran adalah hal yang cukup kompleks. Pebisnis wajib memulai dari tahap paling awal untuk menentukan tujuan pemasaran, mengenali target audiens, hingga eksekusi dan evaluasi strategi tersebut. Untuk itu, dibutuhkan sumber daya yang tidak sedikit agar strategi pemasaran bisa berjalan lancar.

Jika bisnis berhasil merencanakan dan menjalankan strategi pemasaran, tentu saja akan berpengaruh pada konversi penjualan yang meningkat. Akhirnya, profit perusahaan pun juga makin bertambah.

Inilah yang menjadi alasan mengapa investasi pada strategi pemasaran wajib untuk dilakukan. Untuk mengetahui apakah dana yang diinvestasikan pada strategi pemasaran ini sesuai dengan profit yang didapat, jangan lupa untuk mempersiapkan metrik berupa Return on Investment (ROI).

Investasi Jaringan

Jenis investasi berikutnya yang bisa dilakukan adalah investasi jaringan atau network. Maksudnya, sebuah perusahaan harus bisa membangun relasi dengan perusahaan lainnya sehingga kesempatan untuk bekerja sama akan terus terbuka.

Contoh investasi jaringan ini ada berbagai macam. Salah satunya, perusahaan bisa memberikan potongan harga kepada klien tertentu, dengan harapan klien tersebut akan kembali berbisnis lagi di kemudian hari.

Akuisisi

Berikutnya, dana investasi juga bisa dilakukan untuk akuisisi. Singkatnya, akuisisi merujuk pada aktivitas saat sebuah perusahaan membeli sebagian besar maupun seluruh aset atau saham dari perusahaan lain. Dengan begitu, perusahaan pengakuisisi akan mendapatkan kontrol atas perusahaan yang diakuisisi.

Salah satu contoh akuisisi adalah The Walt Disney Company yang membeli perusahaan hiburan lainnya seperti Pixar, ABC. Inc., Marvel Entertainment, dan 21st Century Fox. Seluruh akuisisi itu dilakukan untuk berbagai alasan seperti diversifikasi produk, mengurangi kompetitor, dan tentu meningkatkan profit perusahaan.

Investasi Residensial

Terakhir, ada investasi residensial yang merujuk pada pembelian gedung atau bangunan lainnya untuk pengembangan operasional. Jenis investasi ini membuat pemilik bisnis tidak akan melakukan investasi yang “sia-sia”

Hal ini karena dengan menambah gedung atau bangunan lainnya, artinya jumlah aset tidak bergerak juga bertambah. Berbeda halnya jika pebisnis lebih memilih untuk menyewa suatu tempat dalam rangka mengembangkan operasional perusahaan.

Tips Kerja Sama Bisnis dengan Investor

Untuk mendapatkan investor yang mampu bekerja sama dalam pembiayaan bisnis, ada beberapa cara yang perlu dilakukan. Berikut ini tips bekerja sama dengan investor untuk bisnis yang bisa kamu coba:

Buat Rencana dan Strategi Bisnis yang Rasional

Untuk mendapatkan modal tambahan dari investor, pastikan untuk memiliki strategi dan rencana bisnis yang pas untuk mengembangkan bisnis dan mendapat profit. Bukan tanpa alasan, investor biasanya akan bertanya apa rencana dan strategi yang dimiliki, baik jangka panjang maupun pendek.

Tak hanya itu, memiliki rencana dan strategi bisnis yang baik sebenarnya juga meningkatkan kemungkinan bisnis di masa mendatang.

Buat Laporan Keuangan yang Rapi

Salah satu faktor yang meyakinkan investor pada bisnis adalah cara perusahaan mengelola keuangan. Semua perhitungan harus jelas dan laporan keuangan bisnis harus dicatat dengan rapi.

Laporan keuangan adalah cara terbaik untuk membuat investor percaya bahwa mereka sedang menanamkan modal pada bisnis yang tepat.

Buat Presentasi yang Menarik

Tips berikutnya adalah melakukan presentasi proposal. Presentasi akan memberikan efek besar dimana kamu dapat menjelaskan visi misi bisnis, rencana bisnis di masa depan, dan kondisi arus kas. Pastikan untuk membuat presentasi yang sederhana, tanpa banyak tulisan, dan beri visual yang menarik.

Jelaskan Risiko Bisnis

Setiap bisnis tentu memiliki risiko. Inilah sebabnya, memberi penjelasan terhadap risiko yang mungkin terjadi pada bisnis juga tak kalah pentingnya. Pasalnya, investor juga perlu mengetahui kendala dan potensi apa yang bisa terjadi.

Bukan tidak mungkin, pebisnis juga bisa mendapatkan solusi atau masukan untuk mengurangi atau mencegah risiko tersebut.

Ikut Pameran dan Kompetisi

Tips lain yang juga bisa kamu lakukan untuk mendapatkan investor adalah dengan ikut pameran atau mengikuti kompetisi yang berhubungan dengan bidang bisnis. Biasanya dalam pameran atau kompetisi ada banyak investor yang siap untuk melakukan pembiayaan jika menemukan bisnis yang berpotensi menguntungkan di masa depan.

Jangan Lupa Buat Perjanjian Investasi

Jika melihat kelima tips di atas, mendapatkan investor menjadi terlihat mudah. Namun pada kenyataannya, proses tersebut memakan waktu yang panjang dan harus dipersiapkan dengan baik.

Sebagai pebisnis, kamu harus mempersiapkan diri untuk menerima kata “tidak” dari investor dan tetaplah semangat, karena tidak dapat dipungkiri, perusahaan dengan persiapan terbaik pun mungkin saja ditolak oleh investor karena berbagai alasan.

Begitu pun juga ketika berinvestasi di perusahaan lain, penting juga untuk memperhatikan bisnis yang kamu investasikan, risiko bisnis, dan peraturan yang ada.

Oleh karena itu, demi menjalankan kerja sama investasi bisnis secara lancar dan aman, dibutuhkan perjanjian investasi.

Ya, dalam investasi, seseorang bukan hanya menanamkan modalnya pada suatu perusahaan atau entitas, melainkan juga sebagai bentuk kerja sama kedua belah pihak. Kerja sama ini diikat dalam sebuah perjanjian investasi yang didalamnya mengatur tentang hak, tanggung jawab, dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh investor dan pebisnis.

Perjanjian ini dibuat dengan tujuan agar kedua pihak saling memenuhi kewajiban masing-masing dan tentunya mendapat perlindungan hukum.

Pada kenyataannya, pembuatan surat perjanjian investasi tentu memberikan sejumlah manfaat baik bagi investor maupun pebisnis, seperti:

Memiliki Kekuatan Hukum yang Sah

Selain untuk mengatur hak dan tanggung jawab kedua pihak, tujuan lain dari pembuatan kesepakatan ini adalah untuk mendapatkan perlindungan hukum. Perlindungan hukum ini ditujukan agar ketika suatu saat terjadi permasalahan, pihak lain yang dirugikan dapat memprosesnya secara hukum.

Melindungi Kepentingan Investor dan Perusahaan

Investor dan perusahaan tentu sama-sama ingin mewujudkan kepentingannya masing-masing. Investor mendapat return dari penanaman modalnya dan perusahaan mendapat suntikan dana untuk keberjalanan operasional bisnis.

Maka dari itu, dengan dibuatnya perjanjian investasi, kedua belah pihak bisa saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai tujuan tersebut.

Menghindari Risiko Penipuan

Surat perjanjian investasi juga bisa menghindari transaksi kedua pihak dari risiko penipuan. Dengan adanya poin-poin lengkap yang membahas tentang pembagian hasil dan seluruh aktivitas investasi lainnya, perjanjian ini dapat dijadikan bukti sah apabila salah satu pihak tidak terpenuhi haknya.

Kontak KH

Demikianlah beberapa informasi seputar investasi bisnis, jenis-jenis, dan tips untuk menjalankannya. Kini, kamu tidak perlu lagi untuk membuat kesepakatan guna menghindari risiko kerugian di masa mendatang, dengan catatan harus membuat perjanjian investasi.

Pastikan juga isi kesepakatan dalam perjanjian investasi sudah mencakup seluruh keuntungan dan risiko yang akan diterima oleh kedua belah pihak.

BACA JUGA: Minim Risiko! Ini 10 Jenis Investasi Terbaik 2023 dan Tipsnya

Untuk memudahkan lancarnya investasi bisnis, kamu juga bisa berkonsultasi dengan Kontrak Hukum. Kami telah dipercaya oleh lebih dari 5000 perusahaan dan bisnis di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan mereka, termasuk dalam hal kerja sama dan hubungan bisnis seperti investasi.

Bersama dengan ahli profesional yang ada, kamu juga dapat membuat perjanjian investasi di Kontrak Hukum hanya dengan harga mulai dari Rp2 jutaan! Dijamin mudah dan aman, karena data informasi perusahaan akan dijaga kerahasiaannya.

Untuk informasi pemesanan, kunjungi laman Layanan KH – Perjanjian Investasi. Jika ada pertanyaan lainnya, kamu bisa hubungi kami di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.

Mariska

Resident legal marketer and blog writer, passionate about helping SME to grow and contribute to the greater economy.

Konsul Gratis