Skip to main content

Ada begitu banyak contoh pebisnis yang sukses di berbagai bidang dalam kehidupan kita. Mulai dari yang berasal dari perusahaan teknologi terkemuka, hingga pebisnis kuliner yang sukses dengan warung makan mereka.

Namun, pebisnis yang sukses tidak hanya dikenal oleh prestasi bisnis mereka, tetapi juga oleh sejumlah kebiasaan positif yang mereka kembangkan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lho, apa hubungan sebuah kebiasaan seseorang dengan kesuksesan bisnis? Ya, kedua hal tersebut tidak dapat diabaikan. Kebiasaan-kebiasaan yang diterapkan oleh seorang pebisnis dapat membentuk fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Lantas, kebiasaan apa saja sih, yang bisa membantu seorang pebisnis untuk mencapai kesuksesan? Daripada penasaran, yuk, simak jawaban selengkapnya pada artikel berikut ini.

Apa Saja Contoh Kebiasaan Pebisnis Sukses?

Menjadi pebisnis yang sukses bukanlah sesuatu yang mudah dicapai dalam waktu singkat. Namun, hal ini dapat dilakukan secara bertahap, misalnya dimulai dengan membangun kebiasaan-kebiasaan sederhana yang akan mengantarkan pada tujuan kita.

Apa saja kebiasaan-kebiasaan yang dimaksud? Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa contoh kebiasaan ampuh yang bisa dilakukan untuk menjadi pebisnis sukses:

Membuat Agenda Kegiatan dan Target Pencapaian

Kebiasaan satu ini, biasanya dilakukan para pebisnis sukses agar segala kegiatannya lebih terorganisir dan tetap dibawah kendali. Tidak hanya itu, dengan adanya agenda kegiatan, menyusun perencanaan dalam pengembangan bisnis pun akan terasa lebih mudah.

BACA JUGA: Ini Panduan Lengkap dan Contoh Business Plan Bagi Pemula

Berdampingan dengan perencanaan, target pencapaian juga harus disertakan. Pebisnis sukses biasanya bisa mengukur kemampuannya dan menjadikan hal tersebut sebagai peluang bisnis di masa mendatang.

Berusaha untuk Selalu Up to Date

Selalu berusaha untuk tahu hal-hal terbaru juga menjadi bagian dari kebiasaan para pebisnis sukses. Terus berusaha up to date dengan kebutuhan dan perkembangan pasar memungkinkan-mu melakukan pengembangan bisnis dan mendapatkan profit yang lebih besar.

Instagram salah satunya, merupakan salah satu perusahaan yang selalu mengembangkan fitur-fiturnya demi memuaskan pengguna. Tak heran, hal ini membuat kekayaan bersih Kevin Systrom, sang pemilik Instagram bernilai fantastis mencapai $36,06 juta.

Fokus dalam Mengasah Produktivitas

Kebiasaan lain yang dimiliki pebisnis sukses adalah selalu fokus dalam mengembangkan bisnisnya, terlebih lagi mengasah produktivitasnya. Kesibukan yang padat tidak dijadikan hambatan untuk mengembangkan diri dan berinovasi dalam bisnis.

Dengan membiasakan diri untuk disiplin dengan bangun pagi dan menjaga kesehatan, sampai menentukan target pencapaian, berfokus bukanlah hal yang sulit untuk diterapkan. Kuncinya adalah dengan tidak mudah merasa puas dengan pencapaian yang sudah diraih.

Memiliki Saham Penting

Menurut survei yang dilakukan oleh Lewis Schiff, penulis buku ‘Business Brilliant’, hampir 90 persen pebisnis yang sukses percaya akan pentingnya memiliki saham. Lebih lanjut, 80 persen dari para business brilliant yang di survei Schiff mengaku sudah memiliki saham ekuitas di perusahaan mereka.

Kepemilikan saham memungkinkan pebisnis untuk mendiversifikasi portofolio keuangannya. Investasi dalam saham dapat memberikan sumber pendapatan pasif yang dapat membantu melindungi kekayaan pribadi dari fluktuasi atau risiko bisnis.

Selalu Mencari Keuntungan

Masih dilansir dari hasil survei Schiff, sekitar 90 persen individu yang sukses berbisnis mengaku selalu mencoba meraih keuntungan dari kesepakatan bisnis yang mereka lakukan. Bahkan meski keuntungan tersebut kecil, tapi jika diperoleh dari sejumlah kesepakatan atau transaksi tertentu akan terakumulasi menjadi lebih besar.

Dengan mencari keuntungan yang stabil dan berkelanjutan, pebisnis dapat memastikan bahwa bisnis mereka memiliki sumber daya yang cukup untuk bertahan dalam jangka panjang dan memungkinkan untuk reinvestasi dalam bentuk inovasi, pemasaran, dan pengembangan produk atau layanan.

Membangun Networking Seluas-luasnya

Dalam berbisnis, penting juga untuk membangun dengan pihak-pihak lain seperti supplier, sesama pelaku bisnis, bahkan konsumen. Dengan memperluas networking, bisnis yang dijalankan berpeluang lebih besar untuk dikenal banyak orang dari berbagai tempat dan kalangan yang berbeda.

Untuk melakukannya, pebisnis dapat memanfaatkan berbagai kesempatan, baik secara online atau offline, seperti contohnya acara seminar, pameran, hingga penggunaan media sosial.

Belajar Menjadi Lebih Baik dari Kegagalan

Tidak selamanya apa yang dilakukan berhasil, bahkan para pebisnis sukses pun rata-rata lebih banyak mengalami kegagalan. Bedanya, mereka menjadikan kegagalan tersebut sebagai proses menjadi lebih baik.

Bagaimanapun, apa saja yang layak dicoba memiliki elemen risiko. Namun, dengan memahami risiko dan penyebab kegagalan, pebisnis dapat mengidentifikasi solusi yang lebih baik dan menghindari kegagalan serua di masa depan.

Pebisnis Sukses, Jangan Lupa Juga Lengkapi Legalitas!

Selain ketujuh kebiasaan di atas, mematuhi peraturan hukum yang berlaku, termasuk memenuhi legalitas usaha, juga merupakan aspek penting dari kebiasaan para pebisnis sukses.

Adapun legalitas yang wajib dimiliki untuk menjadi seorang pebisnis sukses antara lain akta pendirian usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), sertifikasi, dan merek dagang yang terdaftar.

Kepatuhan terhadap aturan hukum membantu membangun reputasi bisnis yang baik. Bisnis yang dijalankan secara etis dan legal lebih dipercaya oleh konsumen, mitra bisnis, dan pihak lainnya.

Selain itu, bisnis yang sah memiliki kepastian hukum dan dapat menjalankan operasionalnya tanpa risiko hukum yang tidak perlu. Para pebisnis sukses yang memiliki legalitas dapat menciptakan lingkungan bisnis yang stabil, memungkinkan fokus pada strategi pertumbuhan jangka panjang.

Apalagi, memiliki legalitas yang lengkap juga dapat meningkatkan kepercayaan investor, memudahkan akses ke pembiayaan, dan membuka peluang investasi yang lebih besar. Tak heran, mereka lebih mudah menjalin hubungan bisnis yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan bisnis yang sehat.

Sebaliknya, kebiasaan pebisnis yang melanggar dan tidak memenuhi legalitas akan mengakibatkan konsekuensi hukum yang serius, seperti denda, sanksi, bahkan tuntutan hukum yang berdampak negatif pada keberlanjutan operasional dan reputasi.

Kontak KH

Bagaimana, sudah siap menerapkan kebiasaan-kebiasaan di atas untuk menjadi pebisnis sukses? Atau ternyata masih bingung terkait proses dan apa saja langkah yang harus dilakukan dalam berbisnis? Konsultasikan saja dengan Kontrak Hukum!

Kami telah dipercaya oleh lebih dari 5000 pebisnis dan perusahaan di Indonesia untuk menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan bisnis mereka.

BACA JUGA: Pengertian Negosiasi, Tujuan, dan Pentingnya Bagi Bisnis

Ya, dalam rangka menghadirkan kemudahan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya, Kontrak Hukum mempersembahkan layanan berlangganan bisnis tanpa batas, Digital Business Assistant (DiBA).

Serasa punya tim lengkap karena kamu dapat menikmati layanan unlimited konsultasi, pengurusan dokumen legalitas usaha, hingga pencatatan laporan keuangan dan pajak hanya satu tempat di DiBA Kontrak Hukum.

Tunggu apalagi, jadilah pebisnis sukses dengan permudah segala urusan bersama DiBA! Untuk informasi berlangganan, silakan kunjungi laman Layanan KH – DiBA.

Jika masih memiliki pertanyaan, kamu juga bisa hubungi kami di Tanya KH ataupun melalui direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.

Mariska

Resident legal marketer and blog writer, passionate about helping SME to grow and contribute to the greater economy.