Skip to main content

Membangun suatu bisnis memang bukanlah hal yang mudah. Kamu pasti akan menemui banyak sekali rintangan dalam perjalanan bisnis, salah satunya bisa saja mengalami kerugian.

Kerugian tidak hanya bisa dialami oleh pebisnis pemula yang baru saja, juga sangat banyak pebisnis besar yang sudah sukses namun di tengah jalan mengalami kerugian. Ini yang menjadi momok mengkhawatirkan bagi para pebisnis dan menjadi hal yang paling dihindari, apalagi jika sampai menyebabkan kerugian besar yang berujung pada kebangkrutan.

Kerugian dalam bisnis juga bisa bermacam-macam, mulai dari teknik pemasaran yang kurang mumpuni hingga perubahan pasar. Terkadang, pebisnis juga kurang mengatur keuangannya dengan baik, sehingga bisa menyebabkan kerugian.

Tentu sebagai pebisnis, kamu tak ingin hal ini juga terjadi pada bisnismu, bukan? Tak perlu khawatir, pada artikel kali ini kami akan membahas beberapa tips mudah untuk menghindari bisnis dari kerugian. Simak artikelnya sampai akhir, ya!

Macam-Macam Kerugian Bisnis

Sebelum membahas lebih jauh mengenai tips menghindarinya, kamu perlu terlebih dahulu mengetahui macam-macam kerugian yang dapat dialami oleh bisnis.

Ya, ada berbagai macam kerugian yang dapat dialami oleh bisnis dan setiap jenis kerugian ini memiliki potensi dampak yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya:

  1. Kerugian Finansial: Terjadi ketika biaya operasional melebihi pendapatan yang diterima, sehingga bisnis mengalami kerugian finansial.
  2. Kerugian Pemasaran: Jika strategi pemasaran tidak efektif, bisnis dapat kehilangan pangsa pasar atau gagal menarik perhatian konsumen. Ini juga menyebabkan penurunan dalam penjualan sehingga berujung pada kerugian finansial yang signifikan.
  3. Kerugian Operasional: Ini dapat terjadi ketika sistem atau teknologi tidak mendukung operasional bisnis, sehingga mengakibatkan kerugian waktu dan biaya karena keterlambatan dan gangguan dalam proses produksi.
  4. Kerugian Hukum: Jika bisnis melanggar regulasi atau undang-undang dapat mengakibatkan sanksi dan denda yang merugikan.
  5. Kerugian Reputasi: Jika ada berita buruk atau kontroversi yang melibatkan bisnis sehingga dapat merusak reputasi dan kepercayaan pelanggan.

Bagaimana Tips Menghindari Kerugian Bisnis?

Untuk menjaga keberlanjutan bisnis, penting bagi pengusaha untuk mengidentifikasi potensi kerugian dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Hal ini mencakup perencanaan yang matang, diversifikasi produk, hingga kerja sama bisnis. Berikut penjelasannya:

Buat Rencana Bisnis yang Matang

Tips menghindari kerugian bisnis yang pertama adalah dengan membuat perencanaan yang matang. Cari tahu tentang target pasar, produk, bahan atau material produksi yang dibutuhkan, anggaran belanja berkala, sumber modal, serta praktek untuk mengoperasikan bisnismu.

BACA JUGA: Pebisnis Wajib Tahu! Apa Itu Risiko Usaha, Jenis, dan Solusinya

Lalu, cari tahu setiap celah yang bisa mendatangkan masalah bagi bisnismu dan cari beberapa pilihan solusi yang dirasa paling mungkin untuk dilakukan. Ingat, dalam hal ini, kamu juga harus sadar akan kemampuan, keuangan, dan sumber daya di bisnismu.

Dengan begitu,  kamu bisa memulai menyusun rencana bisnis yang realistis untuk memprediksi risiko serta mencari solusi yang paling cocok di kemudian hari.

Diversifikasi Produk

Diversifikasi adalah upaya untuk menghadirkan lebih dari satu pilihan produk. Tujuannya yakni untuk menghindari risiko kerugian karena pilihan produk yang serba terbatas dapat mempersempit pasar atau jangkauan ke pelanggan.

Nah, untuk melakukan diversifikasi, kamu juga harus peka akan kebutuhan pasar. Produk seperti apa yang sedang dicari pelanggan? Tren apa yang sedang disukai publik?

Jalin Kerja Sama dengan Mitra yang Tepat

Bisnis bukan hanya tentang rencana dan seberapa piawai kamu me-manage nya, namun juga soal memilih mitra yang tepat dan punya sense of belonging yang sama dengan bisnis yang sedang kamu bangun sekarang.

Libatkan mitra dalam diskusi produk baru serta pembagian tugas. Seiring dengan perkembangan bisnis, kamu dan mitra juga harus ikut berkembang sehingga risiko bisnis ke depan juga bukan lagi beban yang harus kamu tanggung sendiri.

Jangan lupa, bisnis tetaplah bisnis. Meski mitra yang dipilih adalah teman atau saudara, namun tetap harus membuat perjanjian di awal agar bisa saling bekerja profesional. Selain itu, adanya perjanjian kerja sama juga untuk menghindari perselisihan kedepannya.

Punya Rencana Manajemen Risiko yang Diperbaharui

Tips lainnya untuk menghindari kerugian bisnis adalah dengan membuat sendiri rencana manajemen risiko. Seperti yang sudah disebutkan, saat membuat rencana bisnis, pertimbangkan juga risiko seperti apa yang mungkin akan dihadapi. Kemudian, siapkan beberapa opsi solusi.

Hal berikutnya yang juga perlu dilakukan adalah rutin memeriksa rencana manajemen risiko tersebut. Tujuannya agar dapat kesempatan untuk memperbaikinya dengan rencana yang lebih baik dan matang.

Memenuhi Dokumen Legalitas Usaha

Tips terakhir yang tak kalah pentingnya untuk menghindari kerugian bisnis adalah dengan memenuhi legalitas usaha. Ya, dengan menjalankan aspek legalitas, bisnis dapat mengurangi risiko hukum dan menjaga keberlanjutan operasional.

Dokumen legalitas seperti akta pendirian usaha, izin usaha, perpajakan, hingga kontrak kerja sama dapat menjadi dasar bagi perlindungan hukum sehingga memberikan kejelasan dalam setiap transaksi bisnis.

Bisnis yang memiliki dokumen legalitas yang lengkap juga memudahkan proses perolehan investasi dan kredit sehingga dapat membantu ketika bisnis sedang kekurangan modal dan menghindari kebangkrutan.

Kontak KH

Demikian penjelasan seputar macam-macam kerugian bisnis dan tips menghindarinya. Meskipun tak bisa dihindari, namun jangan pernah jadikan risiko dan bayang-bayang kerugian bisnis ini sebagai alasan kamu untuk ragu melangkah. Justru disinilah tantangan bisnis yang harus dihadapi dengan strategi yang tepat.

BACA JUGA: Simak 5 Alasan Penyebab Bisnis Bangkrut, Yuk Hindari!

Nah, untuk menjawab berbagai masalah dan kebutuhan bisnis, Sobat KH bisa konsultasikan dengan Kontrak Hukum. Sebagai platform legal digital, kami siap membantumu untuk mengenali segala risiko yang mungkin terjadi pada bisnis.

Termasuk terkait hal yang berhubungan dengan dokumen legalitas usaha, perjanjian kerja sama, hingga perpajakan dan keuangan bisnis, kamu dapat mengurusnya hanya di satu tempat dengan Digital Business Assistant (DiBA) Kontrak Hukum!

Yuk, jalankan bisnis dengan aman dan mudah dengan kunjungi laman Layanan KH – DiBA. Jika masih ada pertanyaan, silakan hubungi kami di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.

Mariska

Resident legal marketer and blog writer, passionate about helping SME to grow and contribute to the greater economy.

Konsul Gratis