Skip to main content

Punya PT di sektor digital tapi kode KBLI-nya sudah tidak nyambung dengan bisnis kamu sekarang? Atau mungkin kamu baru menambah lini bisnis baru yang membutuhkan kode KBLI berbeda? Tenang, kamu tidak sendiri! Banyak sekali pelaku bisnis digital yang ngalamin hal seperti ini. 

Sebagai informasi tambahan, KBLI itu adalah (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Jangan sampai kode KBLI yang tidak update membuat bisnis kamu terhambat, ya!

Nah, kami akan bahas lengkap bagaimana proses perubahan KBLI untuk PT di sektor digital. Mulai dari persiapan dokumen, pengajuan ke notaris, sampai update di OSS. Prosesnya tidak sesulit yang orang-orang bayangkan, asal tahu triknya. Yuk, simak sampai habis dan pastikan bisnis kamu makin legal dan lancar!

Apa Itu KBLI dan Kenapa Penting untuk PT Digital?

Sebelum masuk ke proses perubahan, kita bahas dahulu dasar-dasarnya. KBLI adalah kode yang digunakan untuk mengklasifikasikan jenis kegiatan usaha di Indonesia. Kode ini ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan digunakan untuk keperluan administrasi seperti pengurusan perizinan usaha, pajak, hingga laporan ke pemerintah.

Jika kamu punya PT di sektor digital, KBLI jadi sangat penting karena:

  • Menentukan jenis perizinan yang harus kamu urus
  • Mempermudah proses pengajuan izin ke OSS (Online Single Submission)
  • Jadi acuan dalam laporan keuangan dan perpajakan
  • Menjadi dasar untuk mengikuti program bantuan atau insentif pemerintah

Sektor digital ini sangat dinamis, bukan? Perkembangan teknologi yang super cepat membuat banyak jenis usaha baru bermunculan. Untuk itu, kode KBLI di sektor digital ini juga terus diperbarui supaya bisa mengakomodasi jenis-jenis usaha baru, seperti e-commerce, fintech, platform digital, hingga pengembangan aplikasi berbasis AI.

Kapan Harus Mengubah KBLI?

Sebagai pemilik PT di sektor digital, kamu perlu mempertimbangkan untuk mengubah KBLI jika:

  • Bisnis kamu berubah arah. Misalnya, awalnya kamu fokus membuat aplikasi, tapi sekarang merambah ke layanan e-commerce.
  • Ada penyesuaian regulasi baru. Pemerintah cukup sering memperbarui KBLI untuk menyesuaikan dengan perkembangan bisnis digital.
  • Kamu ingin memperluas cakupan bisnis. Jika kamu ingin menambah lini bisnis baru yang berbeda kode KBLI, maka wajib memperbarui datanya di AHU (Administrasi Hukum Umum).
  • Ada masalah saat pengurusan perizinan atau pajak. Terkadang kode KBLI yang tidak sesuai bisa membuat izin atau laporan pajak kamu jadi bermasalah.

Syarat Perubahan KBLI untuk PT di Sektor Digital

Sebelum memulai proses perubahan KBLI untuk PT di sektor digital, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen penting. Jangan sampai sudah mulai proses tapi justru tersendat karena dokumen kurang lengkap! Ini dia daftar dokumen yang biasanya dibutuhkan:

  • Akta Pendirian PT

Akta ini akan menjadi dasar perubahan kode KBLI.

  • SK Kemenkumham

Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM tentang pengesahan badan hukum.

  • NPWP Perusahaan

Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan kamu.

  • KTP dan NPWP Direktur

Data pribadi ini dibutuhkan untuk proses administrasi.

  • Sertifikat Domisili Perusahaan

Dokumen yang menunjukkan alamat resmi perusahaan kamu.

  • Data KBLI Lama dan Baru

Jangan lupa catat kode KBLI lama dan tentukan kode KBLI baru yang sesuai dengan jenis usaha kamu saat ini.

Proses Perubahan KBLI untuk PT di Sektor Digital

Setelah semua dokumen siap, kamu bisa langsung memulai proses perubahan KBLI. Tidak serumit yang dibayangkan, asalkan kamu tahu alurnya! Nah, berikut langkah-langkahnya:

1. Perubahan Akta Perusahaan di Notaris

Perubahan kode KBLI termasuk dalam perubahan dasar hukum perusahaan. Jadi, kamu wajib melakukan perubahan akta pendirian PT melalui notaris. Langkah-langkahnya yaitu:

  • Hubungi notaris yang biasa mengurus legalitas perusahaan kamu.
  • Sampaikan kode KBLI lama dan kode KBLI baru yang ingin kamu ubah.
  • Notaris akan membuat draft perubahan akta dan memastikan jika semua data sudah sesuai.
  • Setelah draft disetujui, notaris akan mengajukan perubahan akta ke Kemenkumham untuk mendapatkan pengesahan.

Tips:
Pilih notaris yang berpengalaman di sektor digital supaya tidak ada kesalahan dalam pemilihan kode KBLI!

2. Pengajuan Perubahan ke Kemenkumham (AHU)

Setelah perubahan akta selesai, notaris akan mengajukan pengesahan perubahan tersebut ke AHU secara online melalui sistem SABH (Sistem Administrasi Badan Hukum).

  • Masuk ke akun OSS (Online Single Submission) perusahaan kamu.
  • Ajukan permohonan perubahan data perusahaan.
  • Masukkan kode KBLI baru dan lampirkan dokumen pendukung seperti perubahan akta dan SK Kemenkumham yang baru.
  • Tunggu proses verifikasi dari sistem OSS.

Proses ini biasanya tidak makan waktu lama jika semua data sudah lengkap dan benar. Biasanya, dalam 1–3 hari kerja, perubahan KBLI kamu akan disetujui.

3. Perubahan di NPWP dan Perizinan Lainnya

Setelah KBLI baru disetujui, kamu juga harus memperbarui data NPWP dan perizinan lainnya, seperti:

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Izin Usaha melalui OSS

Proses perubahan ini bisa kamu lakukan langsung di kantor pajak atau melalui sistem OSS. Jangan lupa cek ulang semua data supaya tidak ada yang terlewat!

4. Lapor ke Bank dan Instansi Lain (Opsional)

Bilamana punya rekening perusahaan atau kerja sama dengan institusi keuangan lain, kamu juga perlu melaporkan perubahan KBLI ini. Biasanya bank atau mitra bisnis meminta data terbaru sebagai syarat kelanjutan kerja sama.

Berapa Lama Proses Perubahan KBLI?

Jika semua dokumen sudah lengkap dan tidak ada kendala teknis, proses perubahan KBLI biasanya memakan waktu sekitar:

  • Perubahan Akta Notaris: 1–3 hari kerja
  • Pengajuan di AHU: 1–3 hari kerja
  • Perubahan di NPWP dan OSS: 3–7 hari kerja

Jadi, jika semuanya lancar, dalam 1–2 minggu kode KBLI baru kamu sudah siap digunakan!

Biaya Perubahan KBLI

Nah, terkait biaya, ini tergantung dari beberapa faktor, seperti:

  • Jasa Notaris

Biasanya berkisar antara Rp1 juta – Rp5 juta tergantung kompleksitas perubahan.

  • Pengurusan di AHU dan OSS 

Tidak ada biaya tambahan jika kamu urus sendiri, tapi jika menggunakan jasa pengurusan bisa kena biaya tambahan sekitar Rp500 ribu – Rp2 juta.

Tips Supaya Proses Perubahan KBLI Lancar

  • Cek kode KBLI yang sesuai

Jangan sampai salah pilih kode KBLI! Kamu bisa cek daftar lengkapnya di website BPS atau OSS.

  • Siapkan dokumen dengan rapi

Jangan sampai ada dokumen yang kurang karena bisa membuat proses tertunda.

  • Gunakan jasa profesional kalau bingung

Jika kamu merasa terlalu rumit, gunakan jasa notaris atau konsultan hukum supaya tidak pusing.

Nah, intinya proses perubahan KBLI untuk PT di sektor digital itu sebenarnya tidak sulit! Asal kamu sudah menyiapkan dokumen dengan lengkap, paham alur prosesnya, dan mungkin menggunakan bantuan notaris jika perlu, semuanya bisa selesai dengan lancar. Dalam waktu 1–2 minggu, bisnis kamu akan punya kode KBLI yang baru dan makin siap melangkah ke level selanjutnya.

Tapi, kamu juga bisa menggunakan layanan Perubahan KBLI di Kontrak Hukum. Prosesnya mudah, serahkan ke tim profesional Kontrak Hukum, dan semuanya akan diurus sampai tuntas. Jadi, kamu bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa pusing urusan administrasi!

Selain itu, jika kamu tertarik mendapat penghasilan tambahan, yuk, daftar di Affiliate Program Kontrak Hukum. Cukup promosikan layanan Kontrak Hukum, dan setiap ada transaksi dari referral kamu, langsung dapat komisi! 

Untuk kamu yang ingin berkembang bersama para pelaku bisnis lainnya, jangan lupa juga gabung ke Komunitas Bisnis KH. Kamu bisa dapatkan insight bisnis, tips legal, dan networking yang bisa membantu bisnis kamu makin maju. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, kunjungi website resmi Kontrak Hukum sekarang juga dan buat bisnis kamu makin legal dan lancar!

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis