Skip to main content

Ketika kegiatan usaha sudah berhenti, pemilik bisnis mungkin ingin segera menutup PT secara resmi. Namun, menghentikan operasional saja belum mengakhiri status badan hukum Perseroan.

Saat mencari informasi tentang pembubaran PT secara online, Anda mungkin bertanya, berapa lama proses yang perlu dilalui untuk bubarkan PT lewat SABH? Jawabannya tidak hanya bergantung pada pengajuan administrasi melalui sistem.

Sistem Administrasi Badan Hukum atau SABH memang menyediakan layanan pembubaran PT secara online. Namun, setelah keputusan pembubaran, Perseroan masih harus menjalani proses likuidasi sampai seluruh urusannya selesai.

Berapa Lama Proses untuk Bubarkan PT Secara Online Lewat SABH?

Tidak ada satu durasi yang berlaku untuk setiap pembubaran PT. Kondisi aset, utang, kreditor, dan urusan Perseroan dapat memengaruhi lamanya proses.

Anda juga perlu membedakan antara pengajuan pembubaran melalui SABH dan seluruh proses sampai status badan hukum PT berakhir. SABH menangani sisi administrasi pembubaran, sedangkan likuidator masih harus membereskan kekayaan dan kewajiban Perseroan.

UU Perseroan Terbatas menetapkan beberapa batas waktu dalam proses tersebut. Misalnya, likuidator wajib memberitahukan pembubaran kepada kreditor dan Menteri paling lambat 30 hari sejak tanggal pembubaran. Kreditor kemudian memiliki waktu 60 hari sejak pengumuman untuk mengajukan tagihan.

Jadi, angka 30 atau 60 hari tidak bisa Anda jadikan patokan sebagai total waktu pembubaran PT.

Apa Saja Tahapan Pembubaran PT?

Pembubaran PT melewati beberapa tahap sampai Perseroan benar-benar menyelesaikan seluruh kewajibannya. Secara umum, prosesnya mencakup:

  • Menetapkan keputusan pembubaran sesuai dasar hukum yang berlaku
  • Menunjuk likuidator untuk mengurus proses likuidasi
  • Mengajukan administrasi pembubaran melalui SABH
  • Mengumumkan pembubaran kepada kreditor
  • Memberi kesempatan kepada kreditor untuk mengajukan tagihan
  • Mendata aset, piutang, utang, dan kewajiban Perseroan
  • Menyelesaikan kewajiban kepada kreditor
  • Membagikan sisa kekayaan hasil likuidasi kepada pemegang saham jika masih terdapat sisa
  • Menyelesaikan pertanggungjawaban akhir likuidator
  • Mengajukan proses berakhirnya status badan hukum Perseroan

Dengan tahapan tersebut, Anda bisa melihat mengapa proses pembubaran tidak selesai hanya karena notaris sudah mengajukan permohonan secara online.

Baca juga: Siapa yang Jadi Likuidator Kalau RUPS Tidak Menunjuk Saat PT Dibubarkan?

Apa Peran Likuidator dalam Pembubaran PT?

Setelah pembubaran, Perseroan masuk ke tahap likuidasi. Likuidator kemudian menangani pemberesan urusan dan kekayaan Perseroan.

Dalam proses tersebut, likuidator perlu mengurus berbagai hal yang masih berkaitan dengan PT, seperti:

  • Mengidentifikasi kekayaan Perseroan
  • Mendata piutang dan utang
  • Menyelesaikan tagihan kreditor
  • Menjual atau membereskan aset jika diperlukan
  • Menyelesaikan kewajiban Perseroan
  • Membagikan sisa kekayaan hasil likuidasi kepada pemegang saham jika ada
  • Menyusun dan menyampaikan pertanggungjawaban akhir

Kondisi setiap PT tentu berbeda. PT dengan sedikit aset dan kewajiban mungkin memiliki urusan yang lebih sederhana daripada Perseroan yang masih memiliki banyak aset, utang, piutang, atau tagihan dari kreditor.

Kapan Likuidator Harus Memberitahukan Pembubaran?

UU Perseroan Terbatas memberikan batas waktu 30 hari kepada likuidator untuk memberitahukan pembubaran.

Likuidator harus menyampaikan pemberitahuan kepada kreditor dan Menteri paling lambat 30 hari sejak tanggal pembubaran Perseroan. Pengumuman kepada kreditor juga harus memuat informasi mengenai pembubaran, identitas likuidator, tata cara pengajuan tagihan, serta jangka waktu pengajuan tagihan.

Batas waktu tersebut membantu memberikan kepastian kepada pihak yang masih memiliki hubungan hukum dengan Perseroan. Namun, jangan menganggap 30 hari sebagai batas akhir seluruh proses pembubaran.

Setelah pemberitahuan berjalan, likuidator masih perlu menyelesaikan tahap pemberesan.

Berapa Lama Kreditor Bisa Mengajukan Tagihan?

Kreditor memiliki waktu 60 hari sejak tanggal pengumuman untuk mengajukan tagihan kepada Perseroan. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 147 UU Perseroan Terbatas.

Selama periode tersebut, likuidator perlu mengumpulkan dan memeriksa tagihan yang masuk. Proses ini penting karena likuidator harus menyelesaikan kewajiban Perseroan sebelum menuntaskan likuidasi.

Karena itu, Anda tidak bisa menghitung seluruh proses pembubaran hanya dengan menambahkan 30 dan 60 hari. Kedua angka tersebut mengatur tahapan tertentu, bukan menetapkan total durasi pembubaran PT.

Apa yang Terjadi pada Aset dan Utang PT?

Pembubaran tidak membuat aset dan utang Perseroan hilang begitu saja. Likuidator harus membereskan keduanya dalam proses likuidasi.

Jika Perseroan masih memiliki aset, likuidator perlu mengelolanya untuk menyelesaikan kewajiban Perseroan. Begitu pula dengan utang dan tagihan dari kreditor. Likuidator perlu menyelesaikan kewajiban tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika setelah seluruh kewajiban selesai masih terdapat kekayaan Perseroan, likuidator dapat membagikan sisa kekayaan tersebut kepada pemegang saham sesuai ketentuan likuidasi.

Kondisi aset dan utang inilah yang dapat membuat waktu pembubaran setiap PT berbeda.

Apakah PT Langsung Berakhir Setelah Pembubaran?

Tidak. Keputusan pembubaran belum langsung menghapus status badan hukum PT.

UU Perseroan Terbatas menyatakan bahwa Perseroan tetap memiliki status badan hukum sampai likuidasi selesai dan pertanggungjawaban likuidator diterima oleh RUPS atau pengadilan.

Selama proses tersebut, Perseroan menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan pemberesan urusannya. Perseroan juga tidak dapat melakukan perbuatan hukum baru, kecuali tindakan yang memang diperlukan untuk menyelesaikan proses likuidasi.

Jadi, jika Anda ingin menutup PT secara resmi, jangan berhenti setelah menerima hasil dari tahap administrasi pembubaran.

Apa yang Membuat Proses Pembubaran PT Lebih Lama?

Setiap Perseroan memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, beberapa hal dapat membuat proses likuidasi membutuhkan waktu lebih panjang, misalnya:

  • Perseroan masih memiliki banyak aset
  • Perseroan memiliki utang yang belum selesai
  • Perseroan masih memiliki piutang yang perlu ditagih
  • Kreditor mengajukan banyak tagihan
  • Terdapat perselisihan mengenai aset atau kewajiban Perseroan
  • Likuidator perlu menyelesaikan transaksi atau urusan hukum yang masih berjalan
  • Dokumen yang diperlukan belum lengkap

Semakin banyak urusan yang harus dibereskan, semakin panjang pula waktu yang mungkin diperlukan sampai likuidator menyelesaikan tanggung jawabnya.

Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Mengajukan Pembubaran PT?

Jika tujuan Anda memang ingin menutup PT, pengajuan pembubaran melalui SABH baru menjadi salah satu bagian dari proses. Anda masih perlu memastikan likuidator menyelesaikan aset, utang, tagihan, dan kewajiban lain yang masih melekat pada Perseroan.

Pada tahap ini, bantuan profesional dapat memudahkan Anda memahami dokumen dan tahapan yang perlu disiapkan. Kontrak Hukum juga menyediakan layanan notaris digital yang mencakup perubahan KBLI serta kebutuhan administrasi bisnis lainnya.

Jika Anda membutuhkan penjelasan mengenai kondisi PT secara lebih spesifik, Anda dapat menghubungi Tanya KH atau menggunakan layanan konsultasi hukum online mulai dari Rp490.000.

Selain konsultasi, pemilik bisnis juga dapat bergabung dalam Komunitas Bisnis Kontrak Hukum untuk mendapatkan informasi dan berdiskusi mengenai berbagai kebutuhan hukum dalam menjalankan usaha.

Dengan begitu, Anda bisa melihat pembubaran PT sebagai satu rangkaian proses, bukan sekadar pengajuan administrasi secara online. Memahami setiap tahap sejak awal juga membantu Anda menyiapkan dokumen dan menyelesaikan kewajiban Perseroan dengan lebih terarah.

FAQ

1. Apakah pembubaran PT bisa dilakukan secara online?

Ya. AHU menyediakan layanan pembubaran PT melalui SABH. Namun, pengajuan online hanya menjadi salah satu bagian dari keseluruhan proses karena Perseroan masih harus menjalani likuidasi.

2. Apakah pembubaran PT selesai dalam 60 hari?

Belum tentu. Kreditor memiliki waktu 60 hari sejak pengumuman pembubaran untuk mengajukan tagihan. Setelah periode tersebut, likuidator masih perlu menyelesaikan proses pemberesan dan pertanggungjawaban akhir.

3. Apa tugas likuidator dalam pembubaran PT?

Likuidator mengurus pemberesan kekayaan dan kewajiban Perseroan. Tugasnya antara lain menyelesaikan utang, mengurus aset dan piutang, serta menyelesaikan proses likuidasi sampai tahap akhir.

4. Apakah status badan hukum PT langsung berakhir setelah pembubaran?

Tidak. Perseroan tetap memiliki status badan hukum sampai proses likuidasi selesai dan pertanggungjawaban likuidator diterima oleh RUPS atau pengadilan.

5. Apa yang menentukan lama proses pembubaran PT?

Kondisi aset, utang, piutang, jumlah kreditor, sengketa, dan kelengkapan urusan Perseroan dapat memengaruhi lama proses. Karena itu, setiap PT bisa membutuhkan waktu yang berbeda.

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis