Untuk menjalankan sebuah bisnis memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Diperlukan pengetahuan yang memadai terkait aneka proses yang ada didalamnya, salah satunya mengenai persoalan pembuatan laporan keuangan.
Ya, setiap perusahaan atau individu yang menjalankan sebuah bisnis idealnya membuat dan menggunakan laporan keuangan dalam proses mengatur keuangan bisnis. Sebab, ada berbagai manfaat dari laporan keuangan yang bisa didapat, salah satunya adalah bahan dasar evaluasi suatu bisnis.
Di samping itu, ada taruhan besar karena mengatur keuangan merupakan salah satu poin penting dalam operasional bisnis. Jika laporan keuangan tidak dibuat, maka divisi keuangan akan kesulitan mencari rekam jejak dan mengatur pengeluaran serta pemasukan dana.
Lantas, bagaimana cara membuat laporan keuangan yang dimaksud? Yuk, langsung saja intip penjelasannya di bawah ini!
Sekilas Tentang Laporan Keuangan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), laporan keuangan adalah laporan terkait data keuangan yang asalnya dari pembukuan.
Adapun laporan keuangan adalah catatan data dan informasi keuangan atas suatu organisasi atau perusahaan yang dicatat dalam suatu periode tertentu. Laporan keuangan berisi informasi tentang pendapatan, biaya, laba atau rugi, aset, utang, dan ekuitas.
Tujuan utama dari laporan ini adalah untuk memberikan informasi yang relevan pada perusahaan.
Laporan ini dapat diandalkan kepada pemangku kepentingan seperti pemilik bisnis, investor, kreditur, pemerintah, dan masyarakat umum.
Laporan keuangan juga dapat digunakan untuk mengukur kinerja keuangan suatu entitas, melacak, arus kas, dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik.
Adapun laporan keuangan yang baik disusun dengan menggunakan standar akuntansi yang diakui secara internasional seperti:
- International Financial Reporting Standards (IFRS)
- Generally Accepted Accounting Principles (GAAP)
Jenis-Jenis Laporan Keuangan
Dalam sebuah operasional bisnis atau perusahaan, terdapat empat jenis laporan keuangan yang perlu diketahui. Berikut penjelasannya:
- Neraca Keuangan
Neraca keuangan adalah sebuah laporan yang menggambarkan posisi keuangan sebuah perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Umumnya, neraca disebut per tanggal, seperti “per 30 April 2021”, “per 1 Januari 2021”, dan sebagainya.
Posisi keuangan dibagi menjadi dua bagian, yaitu debit yang berisi Aset dan kredit yang berisi Liabilitas/Kewajiban Perusahaan. Tujuannya adalah untuk memahami jumlah harta, modal, dan utang perusahaan dalam kurun waktu yang ditentukan.
- Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi adalah suatu berkas/laporan yang detail berisi setiap pendapatan serta biaya agar pemegang kepentingan bisa mengetahui kondisi laba rugi perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Tujuannya adalah memahami apakah suatu perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan dalam kurun waktu tertentu.
- Laporan Arus Kas
Sesuai dengan namanya, laporan arus kas menunjukkan arus kas perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Tujuannya untuk mengetahui seberapa pertambahan maupun pengurangan kas perusahaan dalam rentang waktu yang ditentukan.
- Laporan Perubahan Modal
Laporan ini menunjukkan apakah modal perusahaan berkurang atau bertambah dalam kurun waktu tertentu.
Apa Manfaat Membuat Laporan Keuangan Bagi Bisnis?
Di samping tujuan dibuatnya, terdapat lima manfaat yang bisa didapatkan ketika membuat laporan keuangan dalam menjalankan bisnis. Manfaat ini dipecah berdasarkan siapa mendapatkan manfaat apa. Berikut penjelasannya:
- Sebagai Bahan Evaluasi Bisnis
Penerima manfaat laporan keuangan yang pertama adalah manajemen. Fungsi laporan keuangan bagi manajemen adalah sebagai pendasaran untuk mengambil keputusan perusahaan serta evaluasi bisnis.
Misalkan, perusahaan A telah membuat laporan keuangan untuk bulan April 2023. Maka, manajemen mampu menggunakan laporan tersebut untuk membuat anggaran pada bulan berikutnya.
- Untuk Pertimbangan Risiko Penanaman Modal
Penerima manfaat laporan keuangan berikutnya adalah pemilik perusahaan/pemegang saham/investor. Fungsi laporan keuangan bagi pemilik/investor adalah mengukur tingkat risiko penanaman modal pada masa mendatang.
- Dijadikan Bukti Taat Pajak
Penerima manfaat laporan keuangan yang ketiga adalah pemerintah. Fungsi laporan keuangan untuk pemerintah adalah mengamati kemampuan sebuah perusahaan dalam membayar pajak. Sehingga, saat ada kewajiban pajak yang harus dibayar, pemerintah bisa menagih perusahaan tersebut.
- Sebagai Bukti Pembayaran Hutang
Penerima manfaat laporan keuangan selanjutnya adalah pemasok/supplier. Fungsi laporan keuangan terhadap pemasok atau supplier adalah memahami kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendek.
- Untuk Melihat Kemampuan Perusahaan Melunasi Pinjaman Dana
Penerima manfaat laporan keuangan yang terakhir adalah kreditur atau pemberi pinjaman. Fungsi laporan keuangan bagi kreditur/pemberi pinjaman adalah mengetahui kemampuan sebuah perusahaan dalam membayar utang dan bunga secara tepat waktu.
Kemudahan Pembuatan Laporan Keuangan Bersama KH
Kini, kamu telah memahami bahwa pembuatan laporan keuangan merupakan sebuah keharusan. Perlu disadari bahwa cara mengelola keuangan setiap bisnis juga akan berbeda.
Semakin berkembang bisnis yang dijalankan, maka semakin rumit pula pembuatan laporan keuangan bisnis tersebut.
Nah, bagi kamu yang saat ini tengah menjalankan bisnis dan merasa kesulitan dalam mengelola dan membuat laporan keuangan, jangan segan untuk meminta bantuan dari ahli mentor atau pakar bisnis, salah satunya Kontrak Hukum.
Ya, dalam rangka menghadirkan kemudahan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya, kami mempersembahkan layanan berlangganan pertama di Indonesia bernama Digital Business Assistant (DiBA) untuk semua keperluan bisnismu!
Adapun layanan DiBA mencakup pencatatan invoice/faktur, pencatatan pengeluaran, rekonsiliasi bank, laporan keuangan bulanan, hingga laporan pajak bulanan.
Dijamin terpercaya dan terjangkau jika dibanding menggunakan law/accounting firm, law/accounting team, dan accounting software sehingga sangat cocok bagi para pelaku usaha termasuk UMKM.
Tunggu apalagi? Permudah pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan bisnismu dengan kunjungi laman Layanan KH – DiBA.
Jika masih ragu atau memiliki pertanyaan, kamu juga bisa konsultasi gratis di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.
Dalam rangka mendukung dan memperluas jaringan, Kontrak Hukum juga memiliki komunitas bisnis yang bisa kamu ikuti untuk membantu bisnis berkembang lebih pesat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai komunitas bisnis KH, silakan kunjungi laman Komunitas Bisnis KH. Dengan KH, #semuajadiberes!






















