Skip to main content

Bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mendapatkan pinjaman atau pendanaan seringkali menjadi solusi untuk mengembangkan usaha. Namun, sebelum mengajukan dana, pelaku usaha wajib memenuhi semua persyaratan hukum yang berlaku.

Hal ini mencakup berbagai dokumen legal seperti perizinan usaha, bukti kepemilikan, hingga laporan keuangan yang valid, yang semuanya bertujuan untuk memastikan proses pengajuan dana berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Memahami dan melengkapi persyaratan ini tidak hanya membantu memperbesar peluang persetujuan pendanaan, tetapi juga memberikan perlindungan hukum bagi usaha.

Penasaran dengan persyaratan hukum untuk mendapatkan pendanaan usaha? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Mengenal Apa Itu Pendanaan Usaha

Pinjaman atau pendanaan modal usaha dalam industri perbankan seringkali disebut juga sebagai kredit usaha.

Mengutip dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit usaha merupakan produk yang menyediakan dana dalam jumlah tertentu oleh perusahaan bank yang bertujuan untuk mendukung usaha atau bisnis.

Pengajuan kredit atau pendanaan akan memperoleh persetujuan dari bank setelah melalui evaluasi dan penandatanganan perjanjian yang memuat seluruh aturan dan ketentuan yang berlaku. Terutama terkait peminjam melunasi pinjaman tersebut sesuai tenor atau waktu kredit, membayarkan margin, dan biaya-biaya lainnya.

Selain mengajukan di bank konvensional, pelaku usaha dapat mengajukan pinjaman pendanaan syariah di bank syariah.

Manfaat pendanaan usaha bagi nasabahnya antara lain untuk memenuhi modal kerja untuk membeli bahan utama bisnis. Kemudian manfaat kebutuhan investasi untuk membeli kebutuhan yang berguna jangka panjang seperti properti sebagai outlet ataupun pembelian kendaraan.

Jenis-Jenis Pendanaan Usaha

Bagi UMKM yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis, berbagai jenis pendanaan berikut ini bisa menjadi pilihan yang tepat:

  1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menerbitkan pinjaman dengan suku bunga rendah untuk mendukung pertumbuhan UMKM.

KUR menjadi pilihan ideal bagi bisnis yang masih merintis karena memiliki persyaratan yang relatif mudah dan biaya pengembalian yang terjangkau.

  1. Pinjaman Koperasi

Pinjaman dari koperasi merupakan salah satu kegiatan utama koperasi simpan pinjam. Koperasi menghimpun dana dari anggotanya untuk disalurkan kembali, baik kepada anggota maupun non-anggota. 

Walaupun bunganya lebih tinggi daripada bank, koperasi memberikan keuntungan tambahan berupa pembagian SHU kepada anggota setiap akhir tahun.

  1. Modal Ventura

Bentuk pendanaan modal ventura biasanya berupa uang tunai, saham, atau obligasi, dengan kesepakatan pembagian keuntungan. 

Modal ventura cocok untuk startup atau bisnis inovatif yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi tetapi membutuhkan dukungan dana besar.

  1. Pendanaan dari Angel Investor

Angel investor adalah individu yang menyediakan dana bagi bisnis, terutama startup atau usaha kecil yang memiliki prospek cerah. Selain memberikan modal, angel investor sering kali juga memberikan bimbingan dan jaringan bisnis untuk membantu perkembangan usaha.

  1. Hibah Usaha

Pemerintah, lembaga non-profit, atau organisasi internasional memberikan hibah kepada usaha yang memberikan dampak positif bagi masyarakat atau lingkungan.

Dengan banyaknya opsi pendanaan yang tersedia, pelaku usaha dapat memilih jenis pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik bisnis mereka. Pastikan untuk mempertimbangkan kelebihan dan risiko dari setiap pilihan sebelum mengambil keputusan.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mengajukan Pendanaan Usaha

Sekarang, kamu sudah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berbagai jenis pendanaan usaha. Pilihlah opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnismu.

Sebelum mengajukan pendanaan, pertimbangkan beberapa hal penting berikut ini:

  1. Tujuan Penggunaan Dana

Tentukan dengan jelas tujuan penggunaan dana yang kamu ajukan. Apakah untuk modal awal, pengembangan produk, pembelian peralatan, atau kebutuhan operasional lainnya?

  1. Kemampuan Membayar Cicilan

Jika kamu memilih pendanaan berupa pinjaman, pertimbangkan kemampuan bisnis untuk membayar cicilan. Hitung dengan cermat pendapatan bisnis saat ini dan proyeksi ke depan untuk memastikan kamu tidak kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

  1. Risiko Pendanaan

Pendanaan usaha, terutama yang berupa pinjaman, tentu memiliki risiko. Misalnya, risiko gagal bayar yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha atau bahkan reputasi. 

  1. Reputasi dan Kredibilitas Penyedia Pendanaan

Sebelum mengajukan pendanaan, pastikan kamu memilih lembaga atau platform yang terpercaya. Untuk pendanaan seperti P2P lending atau modal ventura, periksa izin usaha mereka dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau badan terkait lainnya.

Persyaratan Hukum untuk Pendanaan Usaha

Proses pengajuan pendanaan usaha memerlukan beberapa persyaratan yang harus Sobat siapkan terlebih dahulu. Secara umum, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu persiapkan seperti:

  1. Bisnis sudah berjalan minimal 3 tahun.
  2. Bisnis yang dijalankan tidak termasuk dalam jenis industri atau target industri yang tidak dapat dibiayai berdasarkan kebijakan bank.
  3. Lolos pengecekan Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  4. Tidak termasuk daftar hitam Bank Indonesia atau OJK.
  5. Tidak pernah mendapatkan pinjaman modal di bank yang bersangkutan dan tergolong bermasalah.
  6. Menyerahkan jaminan sesuai ketentuan yang dapat diterima di bank seperti tanah dan bangunan, tanah kosong, kendaraan, mesin, persediaan barang dagangan, atau poutang dagang.
  7. Lolos dalam proses analisa kredit sesuai kebijakan bank.
  8. Memiliki atau membuka rekening tabungan atau giro bisnis di bank yang dituju.

Selain itu, sebagai pelaku usaha, kamu juga perlu memenuhi persyaratan dokumen legalitas seperti akta pendirian, izin usaha, NIB (Nomor Induk Berusaha), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan dokumen lain yang relevan.

Memiliki dokumen legalitas yang lengkap menunjukkan kepercayaan dan keabsahan bisnis di mata pemberi pinjaman atau pendanaan usaha. 

Kontak KH

Itulah beberapa persyaratan hukum untuk pendanaan usaha. Sobat KH yang ingin mengajukan pinjaman atau pendanaan, konsultasikan sekarang juga dengan Kontrak Hukum untuk memastikan kelengkapan persyaratan.

Kami menyediakan solusi lengkap untuk membantu Sobat memenuhi semua persyaratan legal dalam proses pengajuan pendanaan usaha.

Yuk, mudahkan pengajuan pendanaan demi kemajuan bisnis bersama Kontrak Hukum! Untuk informasi layanan legalitas yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, silakan kunjungi laman Layanan KH – Perizinan dan Perpajakan.

Jika masih ada pertanyaan, Sobat juga bisa konsul gratis di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.

Selain itu, Kontrak Hukum juga memiliki komunitas bisnis sebagai wadah informasi, diskusi, dan dukungan dari ahli. Daftar gratis klik disini

Atau bagi kamu yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan hingga jutaan rupiah, juga bisa menjadi bagian dari Affiliate Program Kontrak Hukum. Langsung daftar di  link berikut ini, ya!

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis