Skip to main content

Dalam waktu kurang dari sebulan, seller TikTok Shop di Surabaya sudah mendengar setidaknya tiga versi kabar berbeda soal skema pajak marketplace. Awalnya, aturan ini berlaku 1 Agustus. Pemerintah lalu menundanya ke 1 November. Di antara dua tanggal itu, muncul pula wacana tarif final yang berubah untuk sebagian kategori usaha. Kecepatan perubahan seperti ini jarang terjadi untuk aturan pajak, yang biasanya sekali berlaku langsung bertahan bertahun-tahun. Bagi seller kecil yang cuma punya waktu terbatas untuk mengurus administrasi di sela jualan, situasi ini gampang bikin bingung. Aturan mana yang benar-benar berlaku sekarang, dan mana yang masih wacana? Jawaban singkatnya, sampai hari ini yang resmi berlaku baru satu: pemungutan PPh Pasal 22 marketplace mulai 1 November. Selebihnya masih dalam pembahasan, dan belum perlu Anda ikuti sebagai kewajiban.

Kenapa Aturan Pajak Marketplace Berubah Secepat Ini?

Pemerintah sedang menyesuaikan skema pemungutan pajak dengan pertumbuhan ekonomi digital. Ekonomi digital ini bergerak jauh lebih cepat daripada kerangka aturan lama. E-commerce dan social commerce seperti TikTok Shop berkembang dalam hitungan bulan. Pembuat aturan pajak biasanya merancang regulasi untuk pola bisnis yang lebih stabil, bukan yang berubah secepat ini. Ketidaksesuaian inilah yang membuat pemerintah beberapa kali merevisi jadwal dan detail teknis penerapannya. Tujuannya supaya sistemnya benar-benar siap sebelum berlaku penuh ke jutaan seller di seluruh Indonesia, termasuk ribuan seller kecil di Surabaya. Proses uji coba dan revisi berkali-kali ini memang terasa merepotkan dari sudut pandang seller, tapi setidaknya lebih baik daripada aturan yang langsung berlaku penuh tanpa masa penyesuaian sama sekali.

Dampaknya ke seller kecil nyata terasa. Sebagian sempat menyesuaikan harga atau pembukuan mengikuti kabar pertama. Mereka lalu harus menyesuaikan ulang begitu ada revisi berikutnya, kadang cuma berselang beberapa minggu. Memahami dulu posisi Anda sebagai seller, reseller, atau brand owner membantu menyaring informasi mana yang relevan untuk kategori usaha Anda. Tidak semua perubahan aturan berlaku sama untuk semua jenis penjual di platform ini. Kabar yang beredar luas di grup seller belum tentu menyangkut usaha Anda secara langsung, jadi jangan langsung panik begitu mendengarnya.

Cara Tetap Comply Meski Aturan Terus Bergerak

Empat langkah berikut membantu Anda tetap tenang menjalankan usaha, tanpa harus bereaksi berlebihan setiap kali ada kabar baru beredar di media sosial:

  1. Catat sumber resmi yang Anda ikuti, cukup satu atau dua kanal seperti akun resmi Direktorat Jenderal Pajak dan pengumuman internal TikTok Shop. Jangan mengandalkan grup seller yang informasinya sering simpang siur.
  2. Simpan bukti transaksi lengkap setiap bulan, terlepas dari skema pajak mana yang berlaku. Data ini akan tetap Anda butuhkan apa pun hasil akhirnya nanti.
  3. Tunda penyesuaian besar seperti perubahan harga massal sampai ada kepastian resmi, bukan cuma wacana atau prediksi dari media sosial.
  4. Jadwalkan pengecekan rutin sebulan sekali ke dashboard pajak Anda, supaya perubahan kecil tidak luput Anda sadari sampai berbulan-bulan kemudian.

Empat langkah ini tidak menjamin Anda kebal dari kebingungan sepenuhnya. Setidaknya, langkah ini mengurangi risiko salah langkah, karena Anda tidak bereaksi terlalu cepat terhadap kabar yang belum tentu final. Seller yang sudah punya kebiasaan ini biasanya lebih tenang menghadapi setiap revisi. Mereka tahu persis data apa yang sudah siap, dan mana yang masih perlu menunggu kepastian resmi dari pemerintah.

Kebiasaan ini juga membantu Anda menghadapi pertanyaan dari pihak lain, bukan cuma dari petugas pajak. Investor kecil, mitra bisnis, atau bahkan sesama seller yang ingin belajar dari Anda kadang bertanya bagaimana toko Anda tetap berjalan stabil di tengah aturan yang berubah-ubah. Jawaban yang runtut, didukung catatan yang rapi, jauh lebih meyakinkan dibanding sekadar mengatakan “saya juga masih menunggu kepastian” tanpa data pendukung apa pun.

Dokumen Ini Tetap Jadi Pegangan Meski Aturan Berubah

Di tengah aturan yang masih bergerak, beberapa dokumen tetap relevan apa pun skema pajak yang akhirnya berlaku. NPWP yang sesuai status usaha Anda, pemahaman dasar soal PPh final untuk UMKM, dan rekap transaksi bulanan adalah tiga hal yang tidak akan sia-sia Anda siapkan. Semua skema pajak marketplace, seketat apa pun revisinya, tetap membutuhkan data dasar yang sama sebagai acuan perhitungan pajak Anda.

Sebagian seller memilih menunggu sampai semuanya benar-benar final sebelum bertindak. Tapi menyiapkan dokumen dasar ini dari sekarang tidak merugikan Anda sama sekali. Justru langkah ini mempercepat proses adaptasi Anda, begitu pemerintah resmi mengumumkan aturan definitifnya nanti. Anda pun tidak perlu mengejar ketertinggalan dalam waktu singkat, seperti yang dialami banyak seller lain bulan Juli lalu. Kebiasaan menyiapkan data lebih awal ini juga berguna jangka panjang, jauh melampaui urusan pajak marketplace yang sedang ramai dibicarakan sekarang.

Pendamping Pajak untuk Seller yang Kelelahan Mengikuti Perubahan Aturan

Mengikuti setiap revisi aturan pajak sendirian itu melelahkan, apalagi kalau Anda lebih baik memakai waktu itu untuk mengembangkan konten dan penjualan di TikTok Shop. Lewat perizinan dan perpajakan Surabaya, tim kami memantau perubahan aturan ini setiap hari. Kami menerjemahkannya jadi langkah konkret yang relevan untuk usaha Anda, bukan sekadar mengirimkan link berita yang masih perlu Anda tafsirkan sendiri di sela kesibukan.

Kalau Anda berjualan lewat skema titip jual atau kerja sama dengan pemilik brand lain, kontrak dan perjanjian Surabaya juga membantu memperjelas siapa yang menanggung pajak. Kejelasan semacam ini penting Anda miliki sejak awal, sebelum urusan pajak ini berujung sengketa antara Anda dan mitra usaha. Ikuti Instagram @kontrakhukum supaya Anda tidak perlu memantau sendiri setiap perubahan aturan yang muncul. Anda juga bisa langsung menghubungi tim Kontrak Hukum Surabaya di 0811-1704-9073, kalau butuh penjelasan yang spesifik ke kondisi usaha Anda. Semakin awal Anda tahu posisi usaha Anda sebenarnya, semakin mudah menyaring kabar mana yang perlu Anda tanggapi dan mana yang cukup Anda abaikan dulu.

Konsul Cabang Surabaya
Konsul Gratis