Skip to main content

Sustainable business atau bisnis berkelanjutan mungkin menjadi salah satu istilah yang tak asing lagi bagi Sobat KH. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan suatu bisnis yang diharapkan dapat terus konsisten dan berkelanjutan.

Tak hanya, berdampak pada lingkungan sekitar, sustainable business juga diharapkan memberikan dampak yang luas terutama bagi pelaku UMKM. Harapannya adalah bisnis tidak hanya berdampak ekonomi, melainkan juga sosial, hukum, serta lingkungan.

Lalu sebenarnya, apa ya, arti sesungguhnya dari sustainable business? Apa saja contoh-contohnya? Yuk, cari tahu jawabannya pada artikel berikut ini.

Apa Itu Sustainable Business dan Peluangnya

Secara konseptual, sustainable business merupakan bisnis yang memiliki manfaat tidak hanya jangka pendek, melainkan juga dapat berkelanjutan, sehingga perusahaan atau pelaku bisnis tak hanya memberikan dampak ekonomi namun juga dapat menghasilkan nilai sosial yang berdampak lebih besar.

Hal ini juga sejalan dengan masyarakat yang saat ini jauh lebih peduli dengan isu-isu global warming dan perubahan iklim, sehingga semakin mendukung business sustainable dan memakai produk-produk ramah lingkungan untuk membantu kelestarian lingkungan.

Menurut artikel yang diterbitkan oleh Business.yougov.com, sustainability, baik dalam hal produksi dan konsumsi menjadi prioritas utama banyak konsumen di seluruh dunia saat ini.

Tidak tanggung-tanggung, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Yougov, banyak konsumen di seluruh dunia rela dan mau menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli berbagai produk ramah lingkungan.

Di negara Jerman contohnya, dari survei yang dilakukan oleh Yougov terhadap orang-orang yang kerap berbelanja, didapati 60 persen di antara mereka bersedia membayar mahal barang-barang ramah lingkungan.

Hal yang sama juga terjadi di negara-negara lain seperti Amerika (58%), Inggris (57%) serta Australia (53%), dengan lebih dari 50% konsumen rela menghabiskan lebih banyak uang untuk produk-produk sustainable.

Adapun sebagian besar peminat produk-produk ramah lingkungan ini adalah kaum milenial dan generasi Z. Mereka memang memiliki kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan yang lebih tinggi dibanding generasi lainnya.

BACA JUGA: Juara! Begini Peran Aktif UMKM Dalam Mewujudkan SDGs

Nah, fenomena yang sedang terjadi ini tampaknya bisa kamu manfaatkan sebagai sebuah peluang bisnis baru yang patut dicoba.

Tujuan dan Manfaat Sustainable Business

Melalui pengertian di atas, kita dapat memahami bahwa sustainable business tak hanya memiliki tujuan tunggal, tetapi juga beberapa tujuan dan manfaat bagi bisnis atau perusahaan itu sendiri, antara lain:

Memperbesar Profit atau Keuntungan

Menerapkan sustainable business merupakan langkah tepat untuk memajukan bisnis, karena dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Ya, produk-produk sustainable lebih menarik bagi konsumen, dibandingkan dengan produk biasa pada umumnya.

Hal ini dibuktikan oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh NIM (The Natural Marketing Institute), yang menunjukkan bahwa konsumen lebih tertarik membeli produk dari perusahaan yang sadar akan pentingnya kelestarian lingkungan.

Konsumen lebih memilih brand yang mengedepankan proses produksi yang bersahabat dengan kelestarian lingkungan dan merek yang memiliki produk ramah lingkungan, mudah didaur ulang dan tidak merusak ekosistem.

Meningkatkan Efisiensi dan Keberlangsungan Bisnis

Sustainable business yang memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan dapat meningkatkan efisiensi bagi perusahaan. Efisiensi dalam kegiatan produksi dapat ditingkatkan karena pengeluaran terhadap pemakaian yang tidak diperlukan dapat diminimalisir karena penggunaan bahan yang ramah lingkungan dan mampu menghemat pengeluaran.

Menjaga Kelestarian Alam

Dengan mengembangkan bisnis sustainable, baik dari segi produksi maupun produk maka kamu telah berpartisipasi dalam kegiatan penyelamatan lingkungan.

Ya, memberikan dampak yang baik bagi lingkungan akan menjadikan bisnis lebih bertahan lama. Sebaliknya, apabila perusahaan tidak memperhatikan lingkungan, maka bisnis itu tidak akan bertahan lama. Hal itu dikarenakan kondisi lingkungan yang sehat dan lestari juga membantu mendorong bisnis terus berlangsung.

Menarik Minat Investor

Manfaat lain dari sustainable business adalah dapat menarik minat investor. Kepercayaan dan reputasi yang baik bagi perusahaan yang menggunakan prinsip bisnis berkelanjutan ini akan menarik investor untuk berinvestasi.

Mengingat investor tentu melirik perusahaan yang memiliki orientasi jangka panjang dan berkelanjutan karena selain telah mendapat kepercayaan dari masyarakat, tetapi juga lebih terjamin sehingga investor tertarik untuk menanamkan modalnya.

Apa Saja Contoh Ide Sustainable Business?

Kabar gembira bagi Sobat KH karena ada banyak ide sustainable business, loh! Dimana selain perusahaan besar, ternyata UMKM pun bisa menjalankan konsep bisnis satu ini dan meraup keuntungan sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Berikut beberapa contoh ide sustainable business yang bisa kamu coba:

Fashion Daur Ulang

Salah satu sustainable business yang bisa Sobat KH coba adalah usaha fashion daur ulang. Bisnis ini memproduksi dan menjual pakaian dan aksesori menggunakan bahan-bahan organik serta ramah lingkungan.

Kamu bisa menggunakan bahan organik atau bahan daur ulang untuk menciptakan pakaian, seperti memanfaatkan bahan dari botol plastik yang didaur ulang atau serat kayu dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan.

Selain itu, Sobat KH juga bisa membuka bisnis persewaan pakaian untuk mendorong pola konsumsi yang lebih berkelanjutan. Kamu bisa menyediakan pakaian-pakaian untuk disewa para konsumen selama masa waktu tertentu.

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah mengadopsi teknologi efisien dalam produksi pakaian, termasuk menggunakan mesin jahit hemat energi dan menggunakan teknik produksi dengan pewarna alami.

Pertanian Organik

Sobat KH dapat memulai bisnis pertanian organik dengan menghasilkan produk tanaman dan sayuran yang ditanam tanpa bahan kimia berbahaya. Pertanian organik dapat menghasilkan produk yang lebih sehat dan lebih ramah lingkungan. Beberapa contoh pertanian organik meliputi:

Usaha Tanaman Organik

Pertanian organik dapat mencakup penanaman berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan rempah-rempah tanpa penggunaan pestisida dan pupuk sintetis.

Peternakan Organik

Peternakan organik dapat mencakup pemeliharaan hewan seperti sapi, kambing, ayam, dan babi tanpa penggunaan antibiotik dan pakan buatan yang mengandung bahan kimia.

Pangan Olahan Organik

Sustainable business dapat mencakup produksi pangan olahan organik seperti jus, roti, biskuit, dan makanan ringan yang dibuat dari bahan-bahan organik.

Produk-Produk Organik Lainnya

Sustainable business dapat mencakup produksi produk organik lainnya seperti sabun, kosmetik, dan produk rumah tangga yang dibuat dari bahan organik.

Bisnis Daur Ulang

Bisnis daur ulang juga pilihan yang menarik! Sobat KH dapat melakukan dengan mengumpulkan limbah dan memprosesnya menjadi bahan yang dapat digunakan kembali. Beberapa jenis bisnis daur ulang, yaitu:

  • Bisnis daur ulang dapat mencakup pengumpulan botol plastik, kertas, kardus, dan logam.
  • Penjemputan sampah atau limbah di rumah
  • Layanan daur ulang komersial
  • Layanan konsultasi pengelolaan limbah.

Bisnis Kemasan Ramah Lingkungan

Nah, Sobat KH juga dapat memulai bisnis kemasan ramah lingkungan, nih. Berikut contohnya:

  • Kemasan daur ulang dan efisien, seperti karton atau kertas yang terbuat dari bahan daur ulang. Kemasan ini didesain lebih ringkas dan lebih hemat ruang, sehingga mengurangi jumlah bahan kemasan yang diperlukan.
  • Kemasan biodegradable, menggunakan bahan kemasan yang dapat terurai secara alami, seperti bahan organik atau kertas terbuat dari bahan organik.
  • Kemasan yang dapat diisi ulang, menggunakan botol atau kemasan yang dapat diisi ulang, sehingga mengurangi limbah kemasan yang dihasilkan.
  • Kemasan dengan sumber daya terbarukan, menggunakan bahan kemasan yang berasal dari sumber daya terbarukan, seperti kayu atau bambu.

Kontak KH

Jadi, sudah siapkah Sobat KH untuk sustainable business? Patut dicoba dan siapa tahu kamu bisa mendulang banyak manfaat kebaikan dalam menjalankan sustainable business ini, ya!

Untuk memulainya, Sobat KH bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan Kontrak Hukum. Bersama ahli profesional, kamu akan mendapatkan konsultasi gratis mengenai apa dan bagaimana proses atau langkah yang harus dilakukan dalam menjalankan sustainable business, termasuk dokumen legalitas apa saja yang dibutuhkan.

BACA JUGA: 5 Peluang Bisnis Potensial di 2024, Dijamin Cuan!

Yuk, jalankan bisnis secara mudah, aman, dan terjangkau dengan kunjungi laman Layanan KH – Memulai Usaha. Jika ada pertanyaan seputar kebutuhan bisnis lainnya, kamu juga bisa hubungi kami di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum.

Mariska

Resident legal marketer and blog writer, passionate about helping SME to grow and contribute to the greater economy.