Skip to main content

Memulai bisnis memang bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi kita yang sama sekali belum pernah berkecimpung dalam dunia bisnis. Belum lagi, modal yang dibutuhkan untung membuka bisnis tidaklah sedikit. 

Untuk menyiasatinya, banyak orang yang memilih untuk menjalankan secara duo atau berpartner. Namun, ada beberapa risiko yang kerap kali muncul, diantaranya sulit untuk membagi keuntungan, pembagian kerja, dan salah satu pihak kerap kali disalahkan jika bisnis sedang berada dalam masalah.

Sehingga, memulai bisnis sendiri atau menjadi solopreneur memang lebih disarankan. Pasalnya, kita bisa belajar lebih mandiri dan lebih peka terhadap peluang usaha yang ada di sekeliling kita. 

Terkait modal juga bukan menjadi penghambat untuk menjadi solopreneur. Tersedianya lembaga keuangan seperti perbankan bisa dimanfaatkan. Atau tidak ada salahnya jika mengawali dari bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu.

Nah, apakah kamu juga termasuk salah satu yang tertarik untuk memulai bisnis sendiri? Pada artikel kali ini, kita akan membahas keuntungan menjadi solopreneur. Semoga bisa meyakinkan Sobat KH yang masih ragu untuk berbisnis sendiri, ya!

Peluang Memulai Bisnis Sendiri

Pertumbuhan jumlah solopreneur diprediksi akan tinggi di Indonesia. Adapun solopreneur diartikan sebagai individu yang memiliki jiwa wiraswasta dengan produktivitas tinggi dan memulai segalanya dari diri sendiri untuk membangun usaha.

Chief Business Digital Officer PT Bank Jasa Jakarta, Angela Lew Dermawan bahkan mengungkapkan, sebanyak satu dari tiga orang Indonesia berpotensi menjadi solopreneur dan menyumbang sekitar 36 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030. 

Ia menilai pertumbuhan ini terjadi karena masyarakat semakin aktif dan kreatif dalam berbisnis. “Disamping itu, didukung infrastruktur dan pemerintah, disana trennya akan meningkat sesuai prediksi akan menjadi bagian dari keberhasilan Indonesia,” ungkap Angela, pada Rabu (24/4/2024).

Sementara berdasarkan sektornya, ia menjelaskan, solopreneur datang dari bisnis kecantikan, fashion, makanan dan minuman. 

Angela memaparkan bahwa kemunculan istilah solopreneur tak terlepas dari naiknya tren digitalisasi UMKM di Indonesia. Adapun berdasarkan data studi Segara Institute 2023, nilai transaksi di e-commerce melonjak hingga Rp399,6 triliun pada 2022 atau meningkat 30,84 persen dari tahun sebelumnya.

Apa Keuntungan Memulai Bisnis Sendiri?

Memulai bisnis sendiri bukan soal siapa yang paling kaya atau pintar, namun memiliki keyakinan dan keberanian yang cukup besar untuk menjalani tantangan sekaligus memaksimalkan potensi yang dimiliki. 

Selain itu, membuka usaha sendiri juga memiliki berbagai keuntungan antara lain sebagai berikut:

  • Langsung Menjadi Bos

Jika bekerja di perusahaan orang, kamu akan menjadi bawahan. Untuk naik jabatan, harus merintis dan melalui berbagai proses untuk naik ke jabatan yang lebih tinggi. Seringkali, hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun. Sementara, jika memulai bisnis sendiri, kamu bisa langsung menjadi bos.

Secara kontekstual, bisnis menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan diri, baik dalam hal karakter, karir, maupun secara sosial. Keterkaitan bisnis dengan banyak hal membuatmu harus mampu memimpin tim berjalan sesuai dengan visi misi yang telah dibangun sebelumnya.

  • Keuntungan Maksimal untuk Diri Sendiri

Pembagian keuntungan kerap kali dilakukan saat menjalankan bisnis dengan partner. Hal ini juga kerap kali mengundang konflik apabila pembagiannya berat sebelah. Namun, hal ini tidaklah terjadi bagi kita yang memulai bisnis sendiri. Menjadi solopreneur membuat kita mendapatkan keuntungan yang lebih besar, terutama jika bisnis tersebut sudah berskala besar.

  • Melatih Kemandirian dan Jiwa Entrepreneurship

Dengan memulai bisnis sendiri, tentu saja skill akan terlatih secara otomatis dan terasah seiring berjalannya waktu. Kita tidak lagi bergantung pada orang lain, dimana sukses atau tidaknya bisnis, sepenuhnya berada di tangan kita.

Disini kita akan berusaha memproduksi barang atau jasa yang memiliki nilai jual dan mampu menarik perhatian konsumen. Hal inilah yang akan mendorong kita untuk selalu memiliki ide-ide kreatif dan inovasi.

  • Membuka Lapangan Pekerjaan

Salah satu kontribusi dari seorang yang membuka bisnis adalah membantu banyak orang, salah satunya melalui lapangan pekerjaan. Menurut data Kementerian Perindustrian, dibutuhkan setidaknya empat juta pengusaha baru di Indonesia untuk memperkuat struktur ekonomi.

Bayangkan saja jika satu orang pengusaha bisa mempekerjakan minimal 10 orang saja, maka akan ada 40 juta orang yang terbantu secara ekonomi. Hal inilah yang ingin dicapai oleh Indonesia, dengan adanya pengusaha baru maka secara ekonomi bisa menjadi lebih kuat dan stabil.

  • Legacy Building

Jika bisnis yang dibangun sukses maka dapat menjadi warisan yang berharga bagi generasi mendatang. Kamu dapat membangun sesuatu yang dapat diwariskan kepada keluarga atau bahkan melibatkan mereka dalam perjalanan bisnis tersebut. 

Legacy disini bisa berupa warisan finansial, dampak positif yang luas kepada orang-orang disekitar, hingga keterlibatan anggota keluarga dalam bisnis tersebut. Ini menunjukkan bahwa warisan tidak hanya berupa sesuatu yang ditinggalkan, namun juga terus berkembang dan memperkuat keberadaan bisnis dalam jangka panjang.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan saat memulai bisnis sendiri. Forbes sendiri menyatakan bahwa saat ini berbisnis jadi jauh lebih mudah dibanding dulu. Walaupun terkesan berisiko, namun ada banyak aspek seperti kemajuan teknologi hingga sistem pendanaan yang dapat membantumu menjalankan bisnis secara mandiri.

Tips untuk Memulai Bisnis Sendiri

Jadi, apakah kamu mulai tertarik terjun langsung sebagai solopreneur? Kelima keuntungan yang dijelaskan di atas hanya segelintir keuntungan yang didapatkan ketika memulai bisnis sendiri. 

Namun ingat, kerja keras dan tekad tetap menjadi kunci utama untuk mencapai keuntungan tersebut. Kamu perlu perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat. Berikut adalah beberapa tips dan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin memulai bisnis sendiri:

  • Pilih Ide Bisnis yang Tepat

Memilih ide bisnis adalah langkah pertama yang krusial dalam memulai bisnis sebagai solopreneur. Ide bisnis harus sesuai dengan minat, keahlian, dan pengalaman-mu. Lebih dari itu, kamu perlu memastikan bahwa ide tersebut memiliki potensi yang besar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lakukan riset pasar untuk memahami tren, pesaing, dan kebutuhan konsumen potensial. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan peluang dan tantangan yang mungkin dihadapi serta membangun strategi yang efektif.

  • Buat Rencana Bisnis yang Komprehensif

Rencana bisnis adalah panduan utama untuk menjalankan bisnismu. Ini mencakup tujuan bisnis, strategi pemasaran, model bisnis, proyeksi keuangan, dan rencana pelaksanaan. 

Adanya rencana bisnis membuatmu lebih paham tentang arah bisnis dan bagaimana kamu akan mencapai tujuan bisnis. Ini juga membantumu mengidentifikasi risiko dan peluang bisnis.

  • Bangun Branding yang Kuat

Branding yang kuat adalah kunci untuk membedakan bisnis dari pesaing dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen. Identifikasi nilai-nilai dan keunikan dari bisnismu untuk membentuk identitas merek yang konsisten.

Branding juga mencakup desain logo, merek, dan pemilihan visual yang mencerminkan kepribadian dan misi bisnismu. Selain itu, pastikan juga untuk mengkomunikasikan merek secara konsisten melalui semua saluran pemasaran. Hal ini akan membangun kepercayaan, loyalitas, dan kesetiaan konsumen bisnis.

  • Kelola Keuangan Bisnis dengan Bijak

Pengelolaan keuangan yang baik merupakan kunci kesuksesan bisnis, terutama bagi kamu yang menjalankannya secara mandiri. Meskipun bisnis milik sendiri, namun penting untuk memisahkan keuangan bisnis dari keuangan pribadi dan buatlah pencatatan keuangan yang teratur.

Penting juga untuk memantau arus kas dan memastikan bahwa kamu memiliki dana yang cukup untuk mengatasi tantangan atau kebutuhan mendesak. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional jika diperlukan untuk memastikan bahwa kamu mengelola keuangan bisnis dengan baik.

  • Penuhi Legalitas Usaha

Memenuhi legalitas usaha adalah langkah penting untuk memastikan bahwa bisnismu beroperasi secara sah dan sesuai dengan peraturan. Legalitas ini mencakup izin usaha, pendaftaran merek dagang, dan perpajakan.

Kegagalan dalam memenuhi legalitas usaha dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan keuangan serius, sehingga penting untuk memastikan bahwa bisnis berdiri di atas dasar yang kuat secara hukum.

Kontak KH

Demikian penjelasan mengenai peluang, keuntungan, dan tips untuk memulai bisnis sendiri. Jadi, bagaimana dengan Sobat KH, sudah siapkah menjadi solopreneur? Atau ternyata masih khawatir dan ragu terkait bagaimana langkah dan proses yang harus dilalui untuk membuka bisnis? Kontrak Hukum siap membantu!

Sebagai platform legal digital, kami telah dipercaya oleh ribuan pelaku usaha, UMKM, dan perusahaan di Indonesia untuk konsultasi dan memenuhi kebutuhan bisnis, termasuk terkait izin usaha, perpajakan, pendaftaran, merek dagang, hingga keuangan hanya satu tempat di Kontrak Hukum.

Kami adalah one-shop-stop untuk keperluan memulai usaha, dijamin aman dan mudah karena semua layanan di Kontrak Hukum akan dikerjakan oleh ahli profesional berpengalaman.

Untuk melihat layanan sesuai kebutuhan, silakan kunjungi laman Layanan KH – Memulai Usaha. Jika masih memiliki pertanyaan, kamu juga bisa konsultasi gratis di Tanya KH ataupun mengirimkan direct message (DM) ke Instagram @kontrakhukum. 

Konsul Gratis