Tanya Jawab

SHGB berarti apartemen belum menjadi milik pembeli, melainkan masih atas nama Developer. Tanah yang beralas hak SHGB adalah tanah negara yang dimanfaatkan oleh Developer untuk dapat mendirikan bangunan. Oleh karena itu, harus ada pemecahan sertifikat terlebih dahulu, agar menjadi SHMSRS.

Baiknya sebelum membeli apartemen perhatikan pula berapa lama SHGB tersebut berlaku, karena meski Anda sudah memiliki SHMSRS, apabila SHGB tanah tersebut habis, maka Anda juga harus mengajukan perpanjangan HGB kepada Pemerintah.

Antisipasi dari diri sendiri, yaitu dengan melakukan pengecekan atas track record developer, pengecekan dokumen sebelum membeli properti, mulai dari Sertifikat Kepemilikan, PBB, IMB, Bukti bayar air, listrik, telepon, AJB terakhir (bila ada), Developer bekerjasama dengan pihak Bank atau tidak, dan sebagainya.

Karena sudah lewat waktu yang diperjanjikan di dalam SKJB, maka pembeli berhak mendapat pengembalian uang dan denda sesuai ketentuan di SKJB. Apabila Developer tidak ada itikad baik untuk mengembalikan biaya-biaya tersebut, sebaiknya diselesaikan melalui jalur pengadilan

biaya notaris (dihitung %) sudah ditentukan di dalam peraturan perUUan mengenai jabatan notaris

Perbedaan KPR syariah dan konvensional hanya di sistem transaksi nya saja. KPR syariah menerapkan sistem:
Tanpa riba seperti bunga dan denda.
Akad jual beli antara pengembang dan konsumen (tanpa pihak ketiga)
Harga jual tidak berubah sejak akad
Tidak ada asuransi
Tanpa sita. Sehingga dapat di rasa aman bagi pemohon KPR

Pada praktiknya, penandatanganan AJB dilaksanakan apabila si pembeli telah melunasi seluruh harga pembelian atas rumah yang dibeli. Pelaksanaan akad KPR dan pelaksanaan AJB dapat dilakukan secara bersamaan. Hal ini sesuai dengan kesepakatan antara bank terkait dengan developer tersebut.

Bila Developer bekerjasama dengan pihak Bank dan Notaris, maka pihak bank telah melakukan uji kelayakan terhadap Developer. Developer yang baik umumnya juga bekerjasama dengan Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Kedua pihak ini bisa menjadi sumber informasi terpercaya terkait kredibilitas developer.

Ya. Karena dengan melakukan pengecekan sertifikat ke BPN dapat diketahui apakah tanah sedang dalam proses sengketa atau tidak. Pemblokiran tanah oleh BPN dilakukan agar tanah tidak dapat dialihkan/dipindah tangankan atas nama orang lain. Alasan nya karena tanah tersebut sedang ada sengketa/konflik pertanahan.

surat atau perjanjian bawah tangan juga dapat memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna sebagaimana suatu akta otentik, namun sepanjang diakui para pihak.

Bisa saja, tergantung kesepakatan para pihak

Belum ada Pertanyaan Terkait

Lihat semua Pertanyaan
Showing 281 to 290 of 320 entries