GoFood x Kontrak Hukum

Jakarta – Keadaan pandemik Covid-19 ini menjadi tantangan tersendiri karena berdampak kepada masyarakat luas baik secara sosial maupun ekonomi. Seperti yang diutarakan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang UMKM, Suryani Motik menyebut warga yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19 bisa mencapai 15 juta jiwa.

Dengan terus meningkatnya jumlah PHK dan pembatasan aktivitas seperti saat ini, membuat banyak masyarakat yang beralih ke usaha online dengan memanfaatkan e-commerce dan mulai berjualan makanan serta hasil tangan dari rumah untuk tetap bertahan ditengah pandemik. Kondisi ini membuat jumlah mitra market place online seperti GoFood semakin meningkat.

Oleh sebab itu sebagai bentuk tanggung jawab untuk tetap menjaga kualitas layanan mitranya, GoFood menjalin kerjasama dengan Kontrak Hukum sebagai konsultan ahli hukum dalam memberikan bantuan dalam pengurusan legalitas untuk para mitranya.

Kontrak Hukum adalah platform terpilih yang menyediakan layanan hukum terintegrasi untuk membantu para mitra bisnis GoFood dalam pendampingan dan pengurusan masalah hukum, khususnya dalam hal ini adalah keperluan legalitas pengusaha kuliner, seperti: Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), Sertifikat Laik Sehat (SLS), izin Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), legalitas badan usaha seperti CV/PT, dan lainnya. 

Dalam kerjasama ini, diharapkan dapat menguntungkan dan membantu para mitra GoFood serta terlindungi dari sisi hukum sehingga memberikan keamanan dan kepastian bagi para mitra GoFood dalam mengelola usaha mereka.

Legal aman, bisnis nyaman! #CumaKitaYangBisa